Selasa, 01 November 2011

kekayaan intelektual

Kekayaan Intelektual merupakan alat penunjang pembangunan ekonomi dan penciptaan kreasi yang pada saat ini belum digunakan untuk memberikan hasil yang optimal di semua negara, terutama di negara berkembang, padahal ia adalah sebuah kekuatan yang dapat digunakan untuk memperkaya kehidupan seseorang dan masa depan suatu bangsa secara material, budaya dan sosial. Kekayaan Intelektual mendukung dan memberi penghargaan kepada kreator, merangsang pertumbuhan ekonomi dan memajukan pengembangan sumber daya manusia, karenanya kekayaan intelektual bersifat memberdayakan.
Karya-karya intelektual yang dilahirkan seseorang dengan pengorbanan tenaga, waktu dan bahkan biaya. Adanya pengorbanan tersebut menjadikan karya yang dihasilkan memiliki nilai, apabila ditambah dengan manfaat ekonomi yang dapat dinikmati, nilai ekonomi yang melekat menumbuhkan konsepsi kepemilikan terhadap karya-karya intelektual tadi. Maka bisa dikatakan karya intelektual merupakan kekayaan intelektual yang harus dilindungi.

112 komentar:

  1. dalam hal ini, kekayaan intelektual di bagi menjadi 2 hal :

    1. Industrial property right (hak kekayaan industri), berkaitan dengan invensi/inovasi yang berhubungan dengan kegiatan industri, terdiri dari : paten, merek, desain industri, rahasia dagang, desain tata letak terpadu.
    2. Copyright (hak cipta), memberikan perlindungan terhadap karya seni, sastra dan ilmu pengetahuan seperti film, lukisan, novel, program komputer, tarian, lagu, dsb.

    Kalau dilihat secara historis, undang-undang mengenai HaKI pertama kali ada di Venice, Italia yang menyangkut masalah paten pada tahun 1470. Caxton, Galileo dan Guttenberg tercatat sebagai penemu-penemu yang muncul dalam kurun waktu tersebut dan mempunyai hak monopoli atas penemuan mereka.
    Hukum-hukum tentang paten tersebut kemudian diadopsi oleh kerajaan Inggris di jaman TUDOR tahun 1500-an dan kemudian lahir hukum mengenai paten pertama di Inggris yaitu Statute of Monopolies (1623). Amerika Serikat baru mempunyai undang-undang paten tahun 1791. Upaya harmonisasi dalam bidang HaKI pertama kali terjadi tahun 1883 dengan lahirnya Paris Convention untuk masalah paten, merek dagang dan desain. Kemudian Berne Convention 1886 untuk masalah copyright atau hak cipta.

    BalasHapus
  2. Nama:Anggita Dewi Saputra
    Kelas:X4
    1. Kasus Hak Cipta :

    Kompas.com
    Jumat, 12 September 2008 | 14:47 WIB
    DENPASAR, JUMAT- Malang benar nasib Ketut Deni Aryasa, perajin perak asal Bali. Ia dituding menjyiplak salahsatu motif perusahaan perak milik asing, PT Karya Tangan Indah. Deni Aryasa bahkan telah diseret ke meja hijau dan dituntut dua tahun penjara.
    “Motif yang saya gunakan ini adalah milik kolektif masyarakat di Bali, yang sudah ada sejak dulu. Bukan milik perseorangan, tapi mengapa bisa dipatenkan pihak asing,” kata Deni Aryasa, yang ditemui di rumahnya di Denpasar, Jumat (12/9).
    Deni Aryasa dituding meniru dan menyebarluaskan motif fleur atau bunga. Padahal motif ini adalah salah satu motif tradisional Bali yang kaya akan makna. Motif serupa dapat ditemui di hampir seluruh ornamen seni di Bali, seperti gapura rumah, ukiran-ukiran Bali, bahkan dapatditemui sebagaimotif pada sanggah atau tempat persembahyangan umat Hindu di Bali. Ironisnya, motif tradisional Bali ini ternyata dipatenkan pihak asing di Direktorat Hak Cipta, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Republik Indonesia pada tahun 2006 dengan nomor 030376. Pada surat keputusan Ditjen Haki, tertulis pencipta motif fleur adalah Guy Rainier Gabriel Bedarida, warga Prancis yang bermukim di Bali. Sedangkan pemegang hak cipta adalah PT Karya Tangan Indah milik pengusaha asal Kanada, John Hardy. Dengan tudingan melanggar hak cipta, Deni Aryasa kini dituntut dua tahun penjara. Bahkan Deni sempat ditahan selama 40 hari di LP Kerobokan Bali. Kini Deni menjalani tahanan rumah. “Saya mungkin satu-satunya orang yang dituntut melanggar hak cipta yang pernah ditahan selama 40 hari,” kata Deni Aryasa.
    Peradilan kasus hak cipta ini akan dilanjutkan pada Rabu (17/9) mendatang di Pengadilan Negeri Denpasar dengan agenda pledoi atau tanggapan terhadap tuntutan jaksa.
    Motif fleur ini juga telah dipatenkan di Amerika Serikat, sehingga kini perajin perak di Bali yang menggunakan motif yang sama pun terancam ikut terjerat pelanggaran hak cipta. Asosiasi Perajin Perak mencatat terdapat sedikitnya 800 motif perak tradisional Bali yang telah dipatenkan pihak asing di Amerika Serikat.

    BalasHapus
  3. Nama:Aisha Devi
    Kelas: X-4
    Tanggapan :
    menurut pengamatan saya bahwa masyarakat di Indonesia ini semakin aneh, bingung, bahkan sudah tidak peduli dengan sekelilingnya yang terlalu kejam untuk menangani masalah Hak Cipta. Terutama Hak Cipta milik negaranya sendiri, yaitu Indonesia. Ada masyarakat yang peduli, namun ada juga masyarkat yang tidak peduli. Bahkan para petinggi – petinggi negara banyak yang tidak peduli. Mereka mendengar namun acuh bahkan tak mau melihat dan mau mendengar tentang kepunyaan negaranya yang telah diakui oleh negara lain. Atau mereka mendengar namun mereka nggak mau berurusan dengan negara lain karena negara luar sana sangat berpengaruh dalam hidup keduniaannya. Tetapi bukan salah para petinggi negara juga, dan kita juga jangan terlalu sering untuk bernegative thingking dengan petinggi negara tersebut, siapa tahu diantara mereka banyak yang peduli bahkan mereka lagi berusaha untuk menyelamatkan HAK CIPTA kepunyaan baik barang maunpun non barang yang dimiliki oleh negara tercinta kita ini, yaitu Indonesia. Kita juga sebagai masyarakat Indonesia harus lebih peka bahkan lebih aktif dalam menyelesaikan masalah tentang pemberian Hak Cipta kepada barang – barang milik negara. Yang saya tangkap dalam kasus diatas, bahwa Kurangnya koordinasi masyarakat indonesia dengan para – para petinggi negara yang mengurus tentang kekayaan apa saja yang dimiliki Indonesia dari yang masih ada bahkan sampai kekayaan yang sudah tidak ada lagi di tangan Bangsa Indonesia. Namun demikian, kita sebagai masyarakat Indonesia yang demokratis dan kritis. Kita tidak boleh langsung setuju dan langsung percaya tentang argumen yang telah diberikan oleh para pemerintah. Kita juga pasti punya sejarah bahkan orangtua kita pasti lebih mengenal bahkan lebih mengerti tentang kekayaan apa saja yang memang milik Indonesia. Setelah kita tahu apa saja yang memang punya negara indonesia, kita sebagai masyarakat harus lebih menjaga, memperkenalknan pada dunia tentang kekayaan kita sebagai bangsa indonesia. Kekayaan itu bisa berupa rumah adat, makanan daerah, lagu – lagu daerah, tarian, alat musik, pakaian daerah, simbol – simbol daerah, dan kekayaan lain yang dimiliki oleh daerah – daerah yang berdomisili di Indonesia. Kita sebagai masyarakat harus lebih mengenal dan lebih memahami kekayaan apa saja yang dimiliki oleh Indonesia. Sehingga negara lain tidak boleh mengakui secara sembarangan kekayaaan kita tersebut adalah miliknya. Itu sebagai pandangan masyarakat. Dan bagi para pemerintah, pemerintah harus lebih ketat dalam hal hukum serta perundang – undangan mengenai tentang hak kekayaan bangsa indonesia. Pemerintah juga harus mengabadikan kekayaan kita ini agar ada bukti bahwa kekayaan yang sedang kita rebutkan itu adalah milik kita. Pemerintah juga harus memberikan status kepada kekayaan bangsa Indonesia agar ada masyarakat luas menjadi tahu bahwa itu memang milik kita. Pemerintah juga memberikan sarana, baik materi maupun non materi kepada pihak yang menjaga, melestarikan, mengembangkan, memperkenalkan kekayaan kita kepada dunia luar. Yang paling penting adalah seluruh masyarakat indonesia yang berdomisili di Indonesia harus menjaga, melestarikan, mengembangkan terhadap kekayaan milik Indonesia. Dan mayarakat indonesia jangan pernah mau di bodohi dengan negara luar. Serta jangan pernah mau bahkan menerima nasib saja kalau memang kekayaan kita diambil bahkan diakui / dipatenkan dengan negara lain. Jangan ada kalimat itu. Kita harus menjaga dan melindungi kekayaan kita. Karena kekayaan tersebut yang membuat kita satu dan luar biasa spesial di mata negara lain. Serta pemerintah pun mampu mempunyai Hukum yang lebih terpercaya serta konsisten apabila terjadi pelanggaran. Dan pemerimah pun harus tanggap. Apabila ada terjadi pelanggaran hak cipta, hukum tentang HAKI di Indonsia pun harus berjalan sesuai kaedah – kaedah yang ada. Serta pihak pemerintah pun harus lebih tegas dan lebih aktif dalam kasus yang melanggar Hak Cipta. Apabila ada yang melanggar, maka orang itu harus dihukum atau diberi sanksi.

    BalasHapus
  4. Nama: Laras Putri K
    kelas: X-4

    diterangkan di dalam Undang-undang Sebagai berikut:
    UU No.19 Tahun 2002 : HAK CIPTA
    BAB II : LINGKUP HAK CIPTA

    Pasal 2, ayat 2 :
    Pencipta atau Pemegang Hak Cipta atas karya sinematografi dan Program Komputer memiliki hak untuk memberikan izin atau melarang orang lain yang tanpa persetujuannya menyewakan Ciptaan tersebut untuk kepentingan yang bersifat komersial.

    BalasHapus
  5. dalam wikipedia disebutkan bahwa :Kekayaan Intelektual atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atau Hak Milik Intelektual adalah padanan kata yang biasa digunakan untuk Intellectual Property Rights (IPR) atau Geistiges Eigentum, dalam bahasa Jermannya. Istilah atau terminologi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) digunakan untuk pertama kalinya pada tahun 1790. Adalah Fichte yang pada tahun 1793 mengatakan tentang hak milik dari si pencipta ada pada bukunya. Yang dimaksud dengan hak milik disini bukan buku sebagai benda, tetapi buku dalam pengertian isinya. Istilah HKI terdiri dari tiga kata kunci, yaitu Hak, Kekayaan, dan Intelektual. Kekayaan merupakan abstraksi yang dapat dimiliki, dialihkan, dibeli, maupun dijual.

    sejarah awal nya bermula dari.. Secara historis, peraturan perundang-undangan di bidang HKI di Indonesia telah ada sejak tahun 1840. Pemerintah kolonial Belanda memperkenalkan undang-undang pertama mengenai perlindungan HKI pada tahun 1844. Selanjutnya, Pemerintah Belanda mengundangkan UU Merek tahun 1885, Undang-undang Paten tahun 1910, dan UU Hak Cipta tahun 1912. Indonesia yang pada waktu itu masih bernama Netherlands East-Indies telah menjadi angota Paris Convention for the Protection of Industrial Property sejak tahun 1888, anggota Madrid Convention dari tahun 1893 sampai dengan 1936, dan anggota Berne Convention for the Protection of Literaty and Artistic Works sejak tahun 1914. Pada zaman pendudukan Jepang yaitu tahun 1942 sampai dengan 1945, semua peraturan perundang-undangan di bidang HKI tersebut tetap berlaku. Pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Sebagaimana ditetapkan dalam ketentuan peralihan UUD 1945, seluruh peraturan perundang-undangan peninggalan Kolonial Belanda tetap berlaku selama tidak bertentangan dengan UUD 1945. UU Hak Cipta dan UU Merek tetap berlaku, namun tidak demikian halnya dengan UU Paten yang dianggap bertentangan dengan pemerintah Indonesia. Sebagaimana ditetapkan dalam UU Paten peninggalan Belanda, permohonan Paten dapat diajukan di Kantor Paten yang berada di Batavia (sekarang Jakarta), namun pemeriksaan atas permohonan Paten tersebut harus dilakukan di Octrooiraad yang berada di Belanda

    aisyah kusumadewi
    x4

    BalasHapus
  6. aisyah kusumadewi

    Secara historis, peraturan perundang-undangan di bidang HKI di Indonesia telah ada sejak tahun 1840. Pemerintah kolonial Belanda memperkenalkan undang-undang pertama mengenai perlindungan HKI pada tahun 1844. Selanjutnya, Pemerintah Belanda mengundangkan UU Merek tahun 1885, Undang-undang Paten tahun 1910, dan UU Hak Cipta tahun 1912. Indonesia yang pada waktu itu masih bernama Netherlands East-Indies telah menjadi angota Paris Convention for the Protection of Industrial Property sejak tahun 1888, anggota Madrid Convention dari tahun 1893 sampai dengan 1936, dan anggota Berne Convention for the Protection of Literaty and Artistic Works sejak tahun 1914. Pada zaman pendudukan Jepang yaitu tahun 1942 sampai dengan 1945, semua peraturan perundang-undangan di bidang HKI tersebut tetap berlaku. Pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Sebagaimana ditetapkan dalam ketentuan peralihan UUD 1945, seluruh peraturan perundang-undangan peninggalan Kolonial Belanda tetap berlaku selama tidak bertentangan dengan UUD 1945. UU Hak Cipta dan UU Merek tetap berlaku, namun tidak demikian halnya dengan UU Paten yang dianggap bertentangan dengan pemerintah Indonesia. Sebagaimana ditetapkan dalam UU Paten peninggalan Belanda, permohonan Paten dapat diajukan di Kantor Paten yang berada di Batavia (sekarang Jakarta), namun pemeriksaan atas permohonan Paten tersebut harus dilakukan di Octrooiraad yang berada di Belanda.

    BalasHapus
  7. NAMA : nabila izzati
    KRLAS: x-4

    Ada beberapa istilah yang penting dan terkait dengan HAKI. Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya melahirkan suatu Ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang dituangkan ke dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi. Ciptaan adalah hasil setiap karya Pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni, atau sastra. Pemegang Hak Cipta adalah Pencipta sebagai Pemilik Hak Cipta, atau pihak yang menerima hak tersebut dari Pencipta, atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pihak yang menerima hak tersebut. Lisensi adalah izin yang diberikan oleh Pemegang Hak Cipta atau Pemegang Hak Terkait kepada pihak lain untuk mengumumkan dan/atau memperbanyak Ciptaannya atau produk Hak Terkaitnya dengan persyaratan tertentu.

    Setidaknya ada beberapa keuntungan dalam penegakan HAKI, yang dapat berpengaruh terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Seperti adanya perlindungan karya tradisional bangsa Indonesia, mencegah pencurian karya lokal yang umumnya masuk kategori paten sederhana dan penemuan-penemuan baru. Adanya masukan pendapatan untuk para penemu/pencipta. Meningkatkan intensif untuk terus berkarya bagi penemu paten, baik yang dari kalangan pemerintah maupun yang swasta dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi. Di samping itu sistem HaKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau hasil karya lainnya yang sama dapat dihindarkan/dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi. Meningkatkan pemahaman hukum HAKI pada aparat hukum dan masyarakat.

    BalasHapus
  8. nama: Rumaisha/22
    kelas: x4

    tapi ada juga jenis hak intelektual yg lain, seperti:
    1.Hak cipta (copyright)
    2.Paten (patent)
    3.Merk dagang (trademark)
    4.Rahasia dagang (trade secret)

    BalasHapus
  9. Pada masa sekarang, bentuk kejahatan sudah berubah, di samping bentuk kejahatan konvensional, kejahatan terhadap ekonomi memiliki modus operandi yang sulit dalam pengungkapannya dan dilakukan oleh orang berpendidikan tinggi. Kejahatan dilakukan tidak lagi oleh orang miskin, para pejabat maupun pengusaha yang tidak miskin melakukan perbuatan yang merugikan masyarakat. Kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang yang berasal dari kelas sosial ekonomi tinggi tersebut menurut Sutherland merupakan suatu bentuk kejahatan yang dikenal dengan White Collar Crime yaitu orang dari kelas sosial ekonomi tinggi yang melakukan pelanggaran terhadap hukum yang dibuat untuk mengatur pekerjaannya. Karena itu, sudah menjadi kenyataan bahwa semakin maju suatu negara akan semakin banyak pula muncul bentuk kejahatan di negara tersebut. Modus operandinya pun semakin canggih melalui tehnik-tehnik yang tidak mudah dilacak, melakukan pemalsuan dokumen yang sangat rapi dengan penyalahgunaan komputer, termasuk di dalamnya kasus pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

    Hak Kekayaan Intelektual (HKI) pada hakekatnya sama halnya dengan hak kekayaan kebendaan lainnya yaitu memberikan hak kepada para pencipta atau pemiliknya untuk mendapatkan keuntungan dari investasi dari karya intelektualnya di bidang kekayaan industri dan karya cipta yang disebut Hak Cipta. Kasus pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Akibat pelanggaran HKI tersebut, bukan hanya negara dirugikan dan mengancam arus investasi, tetapi Indonesia bisa juga terancam terkena embargo atas produk ekspornya. Perkembangan teknologi, terutama perkembangan teknologi digital, dianggap mendukung tumbuh suburnya pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

    BalasHapus
  10. Nama:Norma Febria Ayu Fista
    Kelas: X-4

    Seharusnya Hak Kekayaan Intelektual harus dihak patenkan karna dengan hak paten apabila ada pelanggaran dapat di kenakan hukum. Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 1)
    Sementara itu, arti Invensi dan Inventor (yang terdapat dalam pengertian di atas, juga menurut undang-undang tersebut, adalah):
    • Invensi adalah ide Inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses. (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 2)
    • Inventor adalah seorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan Invensi. (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 3)
    Kata paten, berasal dari bahasa inggris patent, yang awalnya berasal dari kata patere yang berarti membuka diri (untuk pemeriksaan publik), dan juga berasal dari istilah letters patent, yaitu surat keputusan yang dikeluarkan kerajaan yang memberikan hak eksklusif kepada individu dan pelaku bisnis tertentu. Dari definisi kata paten itu sendiri, konsep paten mendorong inventor untuk membuka pengetahuan demi kemajuan masyarakat dan sebagai gantinya, inventor mendapat hak eksklusif selama periode tertentu. Mengingat pemberian paten tidak mengatur siapa yang harus melakukan invensi yang dipatenkan, sistem paten tidak dianggap sebagai hak monopoli.

    BalasHapus
  11. Hak atas Kekayaan Intelektual'' (HaKI) merupakan terjemahan atas istilah ''Intellectual Property Right'' (IPR). Istilah tersebut terdiri dari tiga kata kunci yaitu: ''Hak'', ''Kekayaan'' dan ''Intelektual''. Kekayaan merupakan abstraksi yang dapat: dimiliki, dialihkan, dibeli, maupun dijual. Sedangkan ''Kekayaan Intelektual''merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan seterusnya. Terakhir, ''Hak atas Kekayaan Intelektual'' (HaKI) merupakan hakhak (wewenang/kekuasaan) untuk berbuat sesuatu atas Kekayaan Intelektual tersebut, yang diatur oleh normanorma atau hukumhukum yang berlaku.
    # Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu berdasarkan pasal 1 UndangUndang Nomor 32 Tahun 2000 Tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu; (ayat 1): ''Sirkuit Terpadu adalah suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi, yang di dalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurangkurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya saling berkaitan serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan semikonduktor yang dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi elektronik.''; (ayat 2): ''Desain Tata Letak adalah kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen, sekurangkurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, serta sebagian atau semua interkoneksi dalam suatu Sirkuit Terpadu dan peletakan tiga dimensi tersebut dimaksudkan untuk persiapan pembuatan Sirkuit Terpadu.''
    # Indikasi Geografis berdasarkan pasal 56 ayat 1 UndangUndang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek: ''Indikasigeografis dilindungi sebagai suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan ciri dan kualitas tertentu pada barang yang dihasilkan.''
    Hak Cipta (Copyright) berdasarkan pasal 1 ayat 1 UndangUndang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta: ''Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yangberlaku.''

    BalasHapus
  12. nama : ganang sulih kusuma
    kelas : X2

    Hak atas Kekayaan Intelektual'' (HaKI) merupakan terjemahan atas istilah ''Intellectual Property Right'' (IPR). Istilah tersebut terdiri dari tiga kata kunci yaitu: ''Hak'', ''Kekayaan'' dan ''Intelektual''. Kekayaan merupakan abstraksi yang dapat: dimiliki, dialihkan, dibeli, maupun dijual. Sedangkan ''Kekayaan Intelektual''merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan seterusnya. Terakhir, ''Hak atas Kekayaan Intelektual'' (HaKI) merupakan hakhak (wewenang/kekuasaan) untuk berbuat sesuatu atas Kekayaan Intelektual tersebut, yang diatur oleh normanorma atau hukumhukum yang berlaku.
    # Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu berdasarkan pasal 1 UndangUndang Nomor 32 Tahun 2000 Tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu; (ayat 1): ''Sirkuit Terpadu adalah suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi, yang di dalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurangkurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya saling berkaitan serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan semikonduktor yang dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi elektronik.''; (ayat 2): ''Desain Tata Letak adalah kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen, sekurangkurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, serta sebagian atau semua interkoneksi dalam suatu Sirkuit Terpadu dan peletakan tiga dimensi tersebut dimaksudkan untuk persiapan pembuatan Sirkuit Terpadu.''
    # Indikasi Geografis berdasarkan pasal 56 ayat 1 UndangUndang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek: ''Indikasigeografis dilindungi sebagai suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan ciri dan kualitas tertentu pada barang yang dihasilkan.''
    Hak Cipta (Copyright) berdasarkan pasal 1 ayat 1 UndangUndang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta: ''Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yangberlaku.''

    BalasHapus
  13. NAMA:Muhammad Al'Dino Sobo Harsono
    Kelas:10'2
    maap tadz pakai gmailnya ganang
    kekayaan intelektual berasal dari dalam diri manusia.apabila intelektual kita baik maka akan sukses.kreatif,inovatif,dan dapat memecahkan suatu masalah itu juga di sebut kekeyaan intelektual.haki adalah suatu karya manusia yang berbuga bagi manusia lain..da bermanfaat.hak paten karya manusia harus di patenkan.agar tidak di jiplak oleh orang lain.haki pada teknologi informasi yaitu penggunaan software,piranti lunak,buku panduan dll..

    haki dilindungi oleh Undang undang hak cipta indonesia.bagi yang melanggarnya juga akan mendapan hukuman.hukuman nya bisa dipenjara atau di kenai denda sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.pelanggaran haki paling besar di indonesia di bidang informasi.program program di indonesia sebagian besar addalah salinan.banyak software bajakan padahal yang asli harganya mahal..itu d sebabkan minimnya kesadaran &kurangnya perlindungan hukum.

    BalasHapus
  14. nama : Afif burhanuddin
    01 / X2

    Kekayaan Intelektual adalah pengakuan hukum yang memberikan pemegang hak (atas) kekayaan intelektual (H[A]KI) untuk mengatur penggunaan gagasan-gagasan dan ekspresi yang diciptakannya untuk jangka waktu tertentu, kekayaan intelektual dalam sebuah negara menyangkut semua materi yang bisa menentukan nasib sebuah negara bisa maju atau tidak.

    kekayaan intelektual seharusnya bisa diolah oleh sebuah negara dengan baik dan tanpa memperhatikan kepentingan pribadi. Di Indonesia kekayaan intelektual dilindungi oleh berbagai undang-undang yang melekat pada setiap warga negara yang jika disalahgunakan atau dilanggar maka akan dikenakan sanksi sesuai pelanggaran yang dia langgar. banyak sekali kekayaan intelektual yang dilanggar karena kesadaran dan lemahnya perlindungan hukum diIndonesia, karena tidak ada keseriusan dari pihak pemerintah.

    BalasHapus
  15. nama : ganang sulih kusuma
    kelas : x2
    (1) Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya, yang timbul secara otomatis.
    (2) Pencipta dan/atau Pemegang Hak Cipta atas karya sinematografi dan Program Komputer memiliki hak untuk memberikan izin atau melarang orang lain yang tanpa persetujuannya.

    BalasHapus
  16. ridhwan jabbar shodiq
    X2
    Keberadaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam hubungan antar manusia dan antar negara merupakan sesuatu yang tidak dapat dipungkiri. HKI juga merupakan sesuatu yang given dan inheren dalam sebuah masyarakat industri atau yang sedang mengarah ke sana. Keberadaannya senantiasa mengikuti dinamika perkembangan masyarakat itu sendiri. Begitu pula halnya dengan masyarakat dan bangsa Indonesia yang mau tidak mau bersinggungan dan terlibat langsung dengan masalah HKI.

    Secara umum Hak Kekayaan Intelektual dapat terbagi dalam dua kategori yaitu: Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri. Sedangkan Hak Kekayaan Industri meliputi Merek, Desain Industri, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, Rahasia Dagang dan Varietas Tanaman.

    Sebagai konsekuensi dari keikutsertaan Indonesia sebagai anggota WTO (World Trade Organization ) mengharuskan Indonesia menyesuaikan segala peraturan perundangannya di bidang Hak Kekayaan Intelektual dengan standar TRIP's (Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights) yang dimulai sejak tahun 1997 dan diperbaharui kemudian pada tahun 2000 dan tahun 2001. Hal ini juga akibat dari telah diratifikasinya konvensi-konvensi internasional di bidang Hak Kekayaan Intelektual dan juga telah menyesuaikan dengan ketentuan-ketentuan yang diharuskan yaitu Undang-undang tentang Hak Cipta, Desain Industri, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, Rahasia Dagang, Paten dan Merek.

    Permasalahan mengenai Hak Kekayaan Intelektual akan menyentuh berbagai aspek seperti aspek teknologi, industri, sosial, budaya, dan berbagai aspek lainnya. Namun aspek terpenting jika dihubungkan dengan upaya perlindungan bagi karya intelektual adalah aspek hukum. Hukum diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan yang timbul berkaitan dengan Hak Kekayaan Intelektual tersebut. Hukum harus dapat memberikan perlindungan bagi karya intelektual, sehingga mampu mengembangkan daya kreasi masyarakat yang akhirnya bermuara pada tujuan berhasilnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual.

    Aspek teknologi juga merupakan faktor yang sangat dominan dalam perkembangan dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat saat ini telah menyebabkan dunia terasa semakin sempit, informasi dapat dengan mudah dan cepat tersebar ke seluruh pelosok dunia. Pada keadaan seperti ini Hak Kekayaan Intelektual menjadi semakin penting. Hal ini disebabkan Hak Kekayaan Intelektual merupakan hak monopoli yang dapat digunakan untuk melindungi investasi dan dapat dialihkan haknya.

    Instansi yang berwenang dalam mengelola Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia adalah Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen. HKI) yang berada di bawah Departemen Kehakiman dan HAM Republik Indonesia. Dan khusus untuk mengelola informasi HKI juga telah dibentuk Direktorat Teknologi Informasi di bawah Ditjen. HKI. Sekali lagi menunjukkan bahwa pengakuan HKI di Indonesia benar-benar mendapat perhatian yang serius.

    Dengan adanya sebuah sistem informasi Hak Kekayaan Intelektual yang integral dan mudah diakses oleh masyarakat, diharapkan tingkat permohonan pendaftaran Hak Kekayaan Indonesia di Indonesia semakin meningkat. Sedangkan dengan penegakan hukum secara integral (dimana termasuk di dalamnya Hak Kekayaan Intelektual), pelanggaran dalam bentuk pembajakan hasil karya intelektual yang dilindungi undang-undang akan semakin berkurang. Sinergi antara keduanya, sistem informasi Hak Kekayaan Intelektual dan penegakan hukum yang integral, pada akhirnya akan membawa bangsa Indonesia kepada kehidupan yang lebih beradab, yang menghormati hasil karya cipta orang lain.

    BalasHapus
  17. IKHSAN ALFIANNUR YUSUF
    X2 / 13

    Kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh teknologi informasi tidak dapat lepas dari keberadaan HaKI. Secara umum HaKI adalah perlindungan hukum yang berupa hak yang diberikan oleh negara secara eksklusif terhadap karya-karya yang lahir dari suatu proses kreatif pencipta atau penemunya. Cyberspace yang ditopang oleh dua unsure utama, computer dan informasi, secara langsung bersentuhan dengan obyek-obyek pengaturan dalam HaKI, yaitu cipta, paten, merek, desain industri, rahasia dagang dan tata letak sirkit terpadu. HaKI mendapatakan sorotan khusus karena hak tersebut dapat disalahgunakan dengan jauh lebih mudah dalam kaitannya dengan fenomena konvergensi teknologi informasi yang terjadi. Tanpa perlindungan, obyek yang sangat bernilai tinggi ini dapat menjadi tidak berarti apa-apa, ketika si pencipta atau penemu tidak mendapatkan penggantian biaya yang telah dikeluarkannya selama proses penciptaan ketika orang lain justru yang memperoleh manfaat ekonomis dari karyanya. Di Indonesia pelanggaran HaKI sudah dalam taraf yang sangat memalukan. Indonesia mendudki peringkat ketiga terbesar dunia setelah Ukraine dan China dalam soal pembajakan software.

    Setelah melihat table di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat pembajakan yang terjadi di Indonesia dalam bidang computer sungguh sangat memprihatinkan. Sekitar lebih dari 90% program yang digunakan di Indonesia merupakan program yang disalin secara ilegal. Dampak dari pembajakan tersebut menurunkan citra dunia Teknologi Informasi Indonesia pada umumnya. Hal ini menurunkan tingkat kepercayaan para investor, dan bahkan juga menurunkan tingkat kepercayaan calon pengguna tenaga TI Indonesia. Pada saat ini bisa dikatakan tenaga TI Indonesia belum dapat dipercaya oleh pihak Internasional, hal ini tidak terlepas dari citra buruk akibat pembajakan ini. Yang lebih memprihatinkan lagi dikarenakan Indonesia merupakan Negara Asia pertama yang ikut menandatangani Perjanjian “Internet Treaty” di Tahun 1997. Tapi Indonesia justru masuk peringkat tiga besar dunia setelah Vietnam dan Cina, sebagai Negara paling getol membajak software berdasarkan laporan BSA (Bussiness Software Alliance). Suburnya pembajakan software di Indonesia disebabkan karena masyarakatnya masih belum siap menerima HaKI, selain itu pembajakan software sepertinya sudah menjadi hal yang biasa sekali di negeri kita dan umumnya dilakukan tanpa merasa bersalah.

    BalasHapus
  18. Kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan lain-lain yang berguna untuk manusia.Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia .Sistem HKI merupakan hak privat (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tiada lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas) nya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi, sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar.
    Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi

    BalasHapus
  19. Nama:Ja'far abdurohman
    Kelas:X.2

    Kekayaan intelektual sdah saatnya mnjadi prhatian, kpentingan, dan kepedulian semua pihak agar tercipta kondisi yang kondusif bgi tumbuh brkembangnya kgiatan inovatif dan kreatif yang menjadi syarat batas dalam menumbuhkan kemampuan penerapan, pengembangan, dan penguasaan teknologi.
    Jadi penerapan,pengembangan,dan penguasan teknologi tidaklah mungkin dapat dicapai dengan baik, tanpa didukung dengan budaya kreatif dan inovatif dari sebagian terbesar masyarakat kita.

    BalasHapus
  20. dhiya'uddin robbani
    X2
    Hak Kekayaan Intelektual merupakan hak yang diberikan kepada orang-orang atas hasil dari buah pikiran mereka. Biasanya hak eksklusif tersebut diberikan atas penggunaan dari hasil buah pikiran si pencipta dalam kurun waktu tertentu. Buah pikiran tersebut dapat terwujud dalam tulisan, kreasi artistik, simbol-simbol, penamaan, citra, dan desain yang digunakan dalam kegiatan ko-mersil.

    Hak Cipta merupakan istilah legal yang menjelaskan suatu hak yang diberikan pada pencipta atas karya literatur dan artistik mereka. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan perlindungan atas hak cipta dan untuk mendukung serta memberikan penghargaan atas buah kreativitas.

    BalasHapus
  21. Roki' Amrullah

    Nama : Roki' Amrullah
    Kelas : X2

    Saya sangat setuju jika sumber daya manusia di jaga untuk menumbuhkan ekonomi yang tinggi dan untuk di nikmati karna kekuatan intelektual pada diri manusia harus di kembangkan dari saat dini dan permasalahannya sekarang adalah banyak orang yang menggunakan waktu , biaya dan tenaganya dengan sia sia ...
    dan sebab lain adalah kurang pendidikan dari saat kini dan kurangnya kesadaran untuk mewujudkan ekonomi yang kuat ... oleh karna itu kita harus menjaganya ...

    BalasHapus
  22. Nama : Arif Zakariya
    Kelas: Xpa2
    af1 tadz tadi kurang kasih nama ...
    Kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan lain-lain yang berguna untuk manusia.Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia .Sistem HKI merupakan hak privat (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tiada lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas) nya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi, sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar.
    Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi

    BalasHapus
  23. Nama : Aryo Sidiq S.
    Kelas: X-2

    Kekayaan intelektual adalah kekayaan terlangka yang ada di dunia. Karena langka itu jadi kekayaan intelektual sangat mahal. Sudah saatnya kekayaan intelektual mendapat perhatian. Kita bisa sukses apabila intelektual kita baik. Kekayaan intelektual harus di hak patenkan, supaya tidak di jiplak. Dan ini juga dilindungi oleh undang-undang. Jika di langgar maka akan mendapat balasannya.

    Contohnya seperti sekarang ini banyak anak yang menggunakan windows bajakan. Hal itu mengakibatkan kurangnya intelektualnya. Karena kekayaan intelektual itu berasal dari kecerdasan manusia. Suatu karya diciptakan karena kita mendapat sebuah kekayaan intelektual. Dan sekarang ini sangat minim kesadaran masyarakat menyadari tentang kekayaan intelektual. Dan sekarang juga sudah banyak lomba-lomba tentang kekayaan intelektual. Kekayaan intelektual dibagi menjadi dua. yaitu,Industrial Property Right dan CopyRight.

    BalasHapus
  24. NAMA : Faris Abdurrahman Fathoni
    KELAS : X-2

    Kekayaan intelektual adalah kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasaaan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, sini, sastra, Lagu, Karya tulis, karikatur dan lain sebagainya yang berguna untuk manusia. Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tiada lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas) nya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi, sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar.

    Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi.

    BalasHapus
  25. nama : musthafa khairi
    kelas : X-2

    HAKI (Intellectual property right) adalah kekayaan yang timbul dari kemampuan dan kecerdasan manusia yang dapat berupa karya di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) meliputi hak cipta, merek dagang, paten, desain produk industri, indikasi geografi, desain tata letak sirkuit terpadu/layout desain, perlindungan informasi yang dirahasiakan

    HAKI telah dinaungi oleh badan PBB, yaitu WIPO (World Intellectual Property Organization), telah menetapkan tanggal 26 April sebagai hari HAKI sedunia.

    BalasHapus
  26. NAMA:Dhiaulhaq Muafa
    KELAS:X2


    Penerapan, pengembangan, dan penguasan teknologi tidaklah mungkin dapat dicapai dengan baik, tanpa didukung dengan budaya kreatif dan inovatif dari sebagian terbesar masyarakat kita. Laju pertumbuhan Iptek yang terus meningkat dari waktu ke waktu, hanya memberikan peluang bagi masyarakat yang dinamik untuk dapat mengejar dan mengikuti perkembangan Iptek tersebut. Budaya kreatif dan inovatif merupakan ciri menonjol dan faktor menentukan dalam dinamika masyarakat untuk menerapkan, mengembangkan, dan menguasai teknologi. Bahwa penguasaan Iptek merupakan kunci keberhasilan suatu bangsa, setidaknya telah dibuktikan oleh Jepang, Korea, dan beberapa negara lainnya.Sedangkan di Indonesia banyak masyarakat yang belum mengerti banyak tentang teknologi di nagara lain dan di tinjau dari segi pendidikan banyak juga yang tertinggal dalam memahami sesuatu diteknologi informasi

    BalasHapus
  27. NAMA : GRAHA LODANG KUSUMA
    KELAS : X-2
    jadi kita sebagai warga negara yang berintelektual,kita harus bisa memanfaatkan kekayaan intelektual yang dimiliki noleh negara kita. seperti teknologi, teknologi bisa dimanfaatkan untuk menciptakan barang-barang elektronik yang bermanfaat. serta juga dapat kita manfaatkan untuk memajukan negara kita ke jenjang internasional.

    maka dari itu kita harus pandai-pandai menjaga kekayaan intelektual yang kita miliki dengan sebaik mumgkin. jangan sampai kita hanya bisa melihat kekayaan kita dicuri semena-mena.

    BalasHapus
  28. Nama : Dzaky Abdillah
    Kelas : X-2

    Hak atas kekayaan intelektual menjadi pembicarran yang semakin menarik untuk dibicarakan, karena perannya yang semakin menentukan terhadap laju dalam pembangunan nasional, terutama dalam era globalisasi.Dalam hubungan ini era globalisasi dapat dibahas dalam dua karakteristik dominan. Pertama, era globalisasi ditandai dengan terbukanya secara luas hubungan antar bangsa dan antar negara yang didukung dengan transparansi dalam informasi.Kedua, era globalisasi membuka peluang semua bangsa dan negara di dunia untuk dapat mengetahui potensi, kemampuan, dan kebutuhan masing-masing.
    Mengacu pada dua hal tersebut, upaya perlindungan terhadap hak atas kekayaan intelektual sudah saatnya menjadi perhatian, kepentingan, dan kepedulian semua pihak. Semua itu agar tercipta kondisi yang kondusif bagi tumbuh berkembangnya kegiatan inovatif dan kreatif yang menjadi syarat batas dalam menumbuhkan kemampuan penerapan, pengembangan, dan penguasaan teknologi. Lebihnya lagi agar kita tidak tertinggal dari bangsa-bangsa yang lain.
    Sulit dipungkiri, bahwa tanpa penerapan, dan penguasaan teknologi, pembangunan nasional tidak akan berjalan dengan kecpatan cukup untuk dapat menempatkan bangsa kita sejajar dengan bangsa-bangsa maju lainnya.Dalam sistematik penerapan, pengembangan, dan penguasaan teknologi selalu diawali dan dibarengi dengan upaya alih teknologi.lanjut dari upaya alih teknologi, untuk mengejar ketinggalan dalam tingkat penguasaandan pengembangan teknologi diperlukan kegiatan yang bersifat kreatif dan inovatif agar memiliki kemampuan untuk menciptakan teknologi-teknologi baru. Maka diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi.

    BalasHapus
  29. Nama : Imania S.N
    kelas : x_4

    Dewasa ini, hak atas kekayaan intelektual sangat menentukan terhadap laju dalam pembangunan di negara kita, seperti apa yang di tuliskan diatas, tetapi kita harus lebih menggali apa yang terkandung dalam hak atas kekayaan intelektual tersebut. Yakni,
    1. Hak Cipta
    Hak cipta adalah hak dari pembuat sebuah ciptaan terhadap ciptaannya dan salinannya. Pembuat sebuah ciptaan memiliki hak penuh terhadap ciptaannya tersebut serta salinan dari ciptaannya tersebut. Hak-hak tersebut misalnya adalah hak-hak untuk membuat salinan dari ciptaannya tersebut, hak untuk membuat produk derivatif, dan hak-hak untuk menyerahkan hak-hak tersebut ke pihak lain. Hak cipta berlaku seketika setelah ciptaan tersebut dibuat. Hak cipta tidak perlu didaftarkan terlebih dahulu.
    2. Paten (Patent)
    Berbeda dengan hak cipta yang melindungi sebuah karya, paten melindungi sebuah ide, bukan ekspresi dari ide tersebut. Pada hak cipta, seseorang lain berhak membuat karya lain yang fungsinya sama asalkan tidak dibuat berdasarkan karya orang lain yang memiliki hak cipta. Sedangkan pada paten, seseorang tidak berhak untuk membuat sebuah karya yang cara bekerjanya sama dengan sebuah ide yang dipatenkan.
    3. Merk Dagang (Trademark)
    Merk dagang digunakan oleh pebisnis untuk mengidentifikasikan sebuah produk atau layanan. Merk dagang meliputi nama produk atau layanan, beserta logo, simbol, gambar yang menyertai produk atau tersebut.
    4. Rahasia Dagang (Trade Secret)
    Berbeda dari jenis HAKI lainnya, rahasia dagang tidak dipublikasikan ke publik. Sesuai namanya, rahasia dagang bersifat rahasia. Rahasia dagang dilindungi selama informasi tersebut tidak ‘dibocorkan’ oleh pemilik rahasia dagang.

    BalasHapus
  30. Nama : Husna Afifah
    Klas : X 4
    Secara sederhana kekayaan intelektual merupakan kekayaan yang timbul atau lahir dari kemampuan intelektual manusia. Karya-karya yang timbul atau lahir dari kemampuan intelektual manusia dapat berupa karya-karya di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Karya-karya tersebut dilahirkan atau dihasilkan atas kemampuan intelektual manusia melalui curahan waktu, tenaga, pikiran, daya cipta, rasa dan karsanya. Hal tersebut yang membedakan kekayaan intelektual dengan jenis kekayaan lain yang juga dapat dimiliki oleh manusia tetapi tidak dihasilkan oleh intelektualitas manusia. Sebagai contoh, kekayaan alam berupa tanah dan atau tumbuhan yang ada di alam merupakan ciptaan dari sang Pencipta. Meskipun tanah dan atau tumbuhan dapat dimiliki oleh manusia tetapi tanah dan tumbuhan bukanlah hasil karya intelektual manusia.

    Kekayaan atau aset berupa karya-karya yang dihasilkan dari pemikiran atau kecerdasan manusia mempunyai nilai atau manfaat ekonomi bagi kehidupan manusia sehingga dapat dianggap juga sebagai aset komersial. Karya-karya yang dilahirkan atau dihasilkan atas kemampuan intelektual manusia baik melalui curahan tenaga, pikiran dan daya cipta, rasa serta karsanya sudah sewajarnya diamankan dengan menumbuhkembangkan sistem perlindungan hukum atas kekayaan tersebut yang dikenal sebagai sistem Hak Kekayaan Intelektual (HKI). HKI merupakan cara melindungi kekayaan intelektual dengan menggunakan instrumen-instrumen hukum yang ada, yakni Hak Cipta, Paten, Merek dan Indikasi Geografis, Rahasia Dagang, Desain Industri, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Perlindungan Varietas Tanaman.

    HKI merupakan hak privat (private rights) bagi seseorang yang menghasilkan suatu karya intelektual. Di sinilah ciri khas HKI, seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak ekslusif yang diberikan negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas)nya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi, sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar. Di samping itu, sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau hasil karya lainnya yang sama dapat dihindarkan/dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi.

    BalasHapus
  31. Nama : Miftah Hanif M
    Kelas : X4/13

    Maka dari itu,kita sebagai manusia harus mengerti apa yang dilakukan orang-orang asing lain agar kita bisa menguasai teknolohi-teknologi yang berkembang pada jaman sekarang.Apalagi pada jaman Era Globalisasi ini,kita harus pandai-pandaimenguasai dalam bentuk apapun.Baik dalam bidang teknologi maupun yang lain.
    Mengapa demikian ? Agar kita bisa meninggikan lagi nilai intelektual yang ada di negara ini.Selain itu,agar kita bisa meningkatkan lagi nilai-nilai yang dianggap positif oleh negara lain.Apalagi dalam bidang teknologi yang sekarang ini,kita harus meningkatkan nilai positif dalam bidang teknologi.Misalnya : kita harus bisa menanggulangi masalah pembajakan teknologi yang sekarang ini membengkak.Untuk itu,marilah kita tingkatkan nilai positif kita terhadap perkembangan teknologi.

    BalasHapus
  32. Nama: Imania S N
    Nomer :x_4/10

    Dewasa ini,terutama di negara Indonesia kekayaan intelektual sudah sangat berkembang dengan pesat.Seperti yang di sampaikan di atas.Individu-individu mulai mengembangkan kekayaan intelekktualnya. dan kekayaan intelektual sangat rawan untuk di jiplak.Apalagi dengan teknologi,yang sangat rawan untuk di jiplak.Untuk itu terdapat Hak Atas Kekayaan intelektual untuk menjaga dan memberikan hak untuk hasil dari kekayaan intelektualnya.
    Maka dari itu selain mengetahui apa itu Hak Atas Kekayaan Intelektual itu sendiri kita juga harus mengetahui macam - macam Hak Atas Kekayaan Intelektual.

    macam-macam Hak Atas Kekayaan Intelektual

    1.Hak Cipta
    Hak cipta adalah hak dari pembuat sebuah ciptaan terhadap ciptaannya dan salinannya.Hak cipta berlaku seketika setelah ciptaan tersebut dibuat. Hak cipta tidak perlu didaftarkan terlebih dahulu.
    - contoh :hak-hak untuk membuat salinan dari ciptaannya tersebut, hak untuk membuat produk derivatif, dan hak-hak untuk menyerahkan hak-hak tersebut ke pihak lain

    2.Paten
    Berbeda dengan hak cipta yang melindungi sebuah karya, paten melindungi sebuah ide, bukan ekspresi dari ide tersebut.Sedangkan pada paten, seseorang tidak berhak untuk membuat sebuah karya yang cara bekerjanya sama dengan sebuah ide yang dipatenkan.

    -contoh :algoritma Pagerank yang dipatenkan oleh Google. Pagerank dipatenkan pada kantor paten Amerika Serikat. Artinya pihak lain di Amerika Serikat tidak dapat membuat sebuah karya berdasarkan algoritma Pagerank, kecuali jika ada perjanjian dengan Google.

    3.Merk Dagang
    Berbeda dari jenis HAKI lainnya, rahasia dagang tidak dipublikasikan ke publik. Sesuai namanya, rahasia dagang bersifat rahasia. Rahasia dagang dilindungi selama informasi tersebut tidak ‘dibocorkan’ oleh pemilik rahasia dagang.
    - contoh :kode sumber (source code) dari Microsoft Windows. Windows memiliki banyak kompetitor yang mencoba meniru Windows, misalnya proyek Wine yang bertujuan untuk dapat menjalankan aplikasi Windows pada lingkungan sistem operasi Linux. Pada suatu saat, kode sumber Windows pernah secara tidak sengaja tersebar ke Internet. Karena kode sumber Windows adalah sebuah rahasia dagang, maka proyek Wine tetap tidak diperkenankan untuk melihat atau menggunakan kode sumber Windows yang bocor tersebut.Sebagai catatan, kode sumber Windows termasuk rahasia dagang karena Microsoft memilih untuk tidak mempublikasikannya.

    BalasHapus
  33. us,, lanjutan imania
    afwan
    RALAT us..

    3. MERK DAGANG
    Merk dagang digunakan oleh pebisnis untuk mengidentifikasikan sebuah produk atau layanan. Merk dagang meliputi nama produk atau layanan, beserta logo, simbol, gambar yang menyertai produk atau layanan tersebut.
    - contoh :google,windows,hp

    4. RAHASIA DAGANG
    24.

    Berbeda dari jenis HAKI lainnya, rahasia dagang tidak dipublikasikan ke publik. Sesuai namanya, rahasia dagang bersifat rahasia. Rahasia dagang dilindungi selama informasi tersebut tidak ‘dibocorkan’ oleh pemilik rahasia dagang.
    - contoh :kode sumber (source code) dari Microsoft Windows. Windows memiliki banyak kompetitor yang mencoba meniru Windows, misalnya proyek Wine yang bertujuan untuk dapat menjalankan aplikasi Windows pada lingkungan sistem operasi Linux. Pada suatu saat, kode sumber Windows pernah secara tidak sengaja tersebar ke Internet. Karena kode sumber Windows adalah sebuah rahasia dagang, maka proyek Wine tetap tidak diperkenankan untuk melihat atau menggunakan kode sumber Windows yang bocor tersebut.Sebagai catatan, kode sumber Windows termasuk rahasia dagang karena Microsoft memilih untuk tidak mempublikasikannya.

    BalasHapus
  34. Nama :imania S N
    Kelas : x_4
    Nomer :10

    Dewasa ini,terutama di negara Indonesia kekayaan intelektual sudah sangat berkembang dengan pesat.Seperti yang di sampaikan di atas.Individu-individu mulai mengembangkan kekayaan intelekktualnya. dan kekayaan intelektual sangat rawan untuk di jiplak.Apalagi dengan teknologi,yang sangat rawan untuk di jiplak.Untuk itu terdapat Hak Atas Kekayaan intelektual untuk menjaga dan memberikan hak untuk hasil dari kekayaan intelektualnya.
    Maka dari itu selain mengetahui apa itu Hak Atas Kekayaan Intelektual itu sendiri kita juga harus mengetahui macam - macam Hak Atas Kekayaan Intelektual.

    macam-macam Hak Atas Kekayaan Intelektual

    1.Hak Cipta
    Hak cipta adalah hak dari pembuat sebuah ciptaan terhadap ciptaannya dan salinannya.Hak cipta berlaku seketika setelah ciptaan tersebut dibuat. Hak cipta tidak perlu didaftarkan terlebih dahulu.
    - contoh :hak-hak untuk membuat salinan dari ciptaannya tersebut, hak untuk membuat produk derivatif, dan hak-hak untuk menyerahkan hak-hak tersebut ke pihak lain

    2.Paten
    Berbeda dengan hak cipta yang melindungi sebuah karya, paten melindungi sebuah ide, bukan ekspresi dari ide tersebut.Sedangkan pada paten, seseorang tidak berhak untuk membuat sebuah karya yang cara bekerjanya sama dengan sebuah ide yang dipatenkan.

    -contoh :algoritma Pagerank yang dipatenkan oleh Google. Pagerank dipatenkan pada kantor paten Amerika Serikat. Artinya pihak lain di Amerika Serikat tidak dapat membuat sebuah karya berdasarkan algoritma Pagerank, kecuali jika ada perjanjian dengan Google.

    3.Merk Dagang
    Merk dagang digunakan oleh pebisnis untuk mengidentifikasikan sebuah produk atau layanan. Merk dagang meliputi nama produk atau layanan, beserta logo, simbol, gambar yang menyertai produk atau layanan tersebut.
    -contoh : google,windows.hp

    4.Rahasia Dagang
    Berbeda dari jenis HAKI lainnya, rahasia dagang tidak dipublikasikan ke publik. Sesuai namanya, rahasia dagang bersifat rahasia. Rahasia dagang dilindungi selama informasi tersebut tidak ‘dibocorkan’ oleh pemilik rahasia dagang.
    - contoh :kode sumber (source code) dari Microsoft Windows. Windows memiliki banyak kompetitor yang mencoba meniru Windows, misalnya proyek Wine yang bertujuan untuk dapat menjalankan aplikasi Windows pada lingkungan sistem operasi Linux. Pada suatu saat, kode sumber Windows pernah secara tidak sengaja tersebar ke Internet. Karena kode sumber Windows adalah sebuah rahasia dagang, maka proyek Wine tetap tidak diperkenankan untuk melihat atau menggunakan kode sumber Windows yang bocor tersebut.Sebagai catatan, kode sumber Windows termasuk rahasia dagang karena Microsoft memilih untuk tidak mempublikasikannya.

    BalasHapus
  35. Nama : Nabila Husnayain
    Kelas : X4
    Absen : 14

    Nilai komersial software tanpa lisensi yang diinstal pada PC di Indonesia, yang mencapai rekor US$1,32 miliar pada 2010, menunjukkan bahwa 87% program yang diinstal pada PC di Indonesia adalah produk tanpa lisensi. Jumlah kerugian tersebut adalah tujuh kali lipat dari nilai kerugian pada 2003, yaitu US$157 juta. Pada 2009, sebanyak 8,6% software yang diinstal pada komputer di Indonesia diperoleh secara ilegal dengan nilai mencapai US$886 juta. Hal ini merupakan sebagian temuan Studi Pembajakan Software Global 2010 oleh Business Software Alliance (BSA) yang mengevaluasi status pembajakan software global.
    Studi pembajakan software global ini adalah studi yang dilakukan oleh BSA bersama IDC (International Data Corporation) untuk kedelapan kalinya. IDC adalah lembaga peneliti dan penganalisis pasar terkemuka di dunia TI. Metode yang digunakan dalam studi ini menggabungkan 182 input data terpisah dari 116 negara dan wilayah di seluruh dunia. Studi tahun ini juga mencakup hal baru, yaitu survei opini publik pengguna PC terhadap sikap dan perilaku sosial yang terkait dengan pembajakan software, yang dilakukan oleh Ipsos Public Affairs.
    Survei tersebut juga menunjukkan banyaknya pengakuan bahwa software berlisensi lebih baik daripada software bajakan karena lebih aman dan terpercaya. Masalahnya adalah banyak pengguna komputer yang tidak memiliki pemahaman yang cukup tentang cara mendapatkan software berlisensi secara benar, misalnya dengan membeli software yang berlisensi tunggal untuk kemudian diinstal dan digunakan pada beberapa komputer atau mendownload program dari jaringan P2P (Peer to Peer). Mereka tidak memahami apakah hal-hal tersebut merupakan hal yang legal atau tidak.
    Studi Pembajakan Software Global 2010 mencakup pembajakan atas seluruh software yang berjalan pada PC, termasuk desktop, laptop dan ultraportabel, dan netbook. Ini mencakup sistem operasi, sistem software, seperti database dan paket keamanan, serta aplikasi software dengan software gratis yang sah dan software open source yang tercakup dalam ruang lingkup penelitian. Pembajakan software yang menjadi-jadi, patut kita cermati bahwa pelanggaran akan Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual telah dilakukan melalui kegiatan pembajakan. Akan tetapi, software yang asli memang harganya yang mahal membuat kegiatan pembajakan ada dan terus ada. Pentingnya kesadaran untuk tidak membeli dan memakai software bajakan perlu ditanamkan di setiap orang, sehingga pembajakan dapat menurun dan tidak ada lagi. Selain itu, perlu ada software alternatif bagi yang tidak bisa membeli software yang berlisensi mahal.

    BalasHapus
  36. Nama : Annisa Fauzia Hardy
    kelas : X4
    Absen : 4

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembajakan software tidak hanya terjadi di Indonesia saja, tetapi juga terjadi di negara lain bahkan bisa dikatakan pembajakan software tidak akan pernah hilang. Tercatat sebanyak 80 persen program software bajakan untuk komputer pribadi, sisanya perusahaan.

    "Pembajakan terjadi karena tidak bisa menilai aset fisik dan non fisik. Masalahnya pengetahuan terhadap aset dan tidak tahu kegunaan software," ungkap Direktur Genuine Software Initiative PT Microsoft, Sudimin Mina di JCC Jakarta, Jumat (4/11/2011).

    Ia mengibaratkan saat kita ditawari printer seharga Rp 1 juta atau software komputer senilai Rp 2 juta, tentunya memilih printer. Padahal program komputer bisa mendapatkan hasil melebihi printer.

    "Jadi menjadi tanggungjawab bersama masyarakat dan kepolisian untuk memberikan edukasi. Yang perlu diingat tidak semua orang sengaja membajak, tapi bisa saja menjadi korban. Penindakan lebih keras untuk pembajak yang mencari untung menjual hasil bajakannya," ungkapnya.

    Disinggung mengenai tingginya harga program aseli, ia berpendapat tidak selamanya benar.

    "Untuk produk yang dikeluarkan Microsoft kalau untuk program pendidikan kita diskon 90 persen, kalau nirlaba, bisnis IT terkadang kita berikan gratis," ungkapnya.

    BalasHapus
  37. nama; Aisyah kusumadewi
    kelas; x4

    Sedangkan kesadaran bahwa upaya penegakan dan perlindungan hak atas kekayaan intelektual merupakan subtansi yang bersifat strategik dalam proses pembangunan nasional, mendorong upaya-upaya yang bersifat komprehensif dan integratif baik dalam segi muatan materi maupun mekanisme pengelolaannya. Sifat komprehensif mensyaratkan pemahaman segi hukum yang menyangkut aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan nasional. Sedangkan sifat integratif mensyaratkan pelibatan semua aspek dan pihak yang terkait untuk dapat melaksanakan upaya penegakan dan perlindungan secara sinergik sehingga terwujud hasil penegakan dan perlindungan secara efektif, efisien, berkelanjutan, dan konsisten. Dalam penyiapan muatan materi maupun mekanisme pengelolaan membutuhkan sumber daya manusia yang dapat diandalkan. Karena proses penyiapan sumber daya manusia memerlukan waktu yang ukup lama, maka diperlukan persiapan secara dini berdasarkan perencanaan yang matang. Penyiapan sumber daya manusia tersebut, meliputi:

    a. Sumber daya manusia yang mengawaki kelembagaan dan melaksanakan fungsi s . fungsi pemantauan dan penegakkan hak atas kekayaan intelektual.
    b. Sumber daya manusia yang melaksanakan fungsi penelitian dan perumusan terhadap semua perangkat pengatur terhadap hak atas kekayaan intelektual, yang dengan sendirinya mereka dengan latar belakang profesi sesuai dengan hak atas kekayaan intelektual yang ditanganinya.
    c. Sumber daya manusia yang mampu melaksanakan upaya penerapan, pengembangan, dan penguasaan teknologi; agar kita siap menghadapi arus globalisasi mendatang. Sebab penataan secara ketat terhadap hak atas kekayaan intelektual yang tidak dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia yang dimaksud, sesungguhnya telah menempatkan diri kita sendiri pada posisi yang kurang menguntungkan, bahkan bisa terjepit oleh tekanan kemajuan Iptek itu sendiri.

    BalasHapus
  38. nama : nafisah arnissa laili
    kelas : x4
    no.absen : 17


    Sebagai negara dengan jumlah penduduk besar dan tingkat konsumsi tinggi, Indonesia dikenal sebagai ladang subur praktek peredaran barang palsu atau bajakan. Ditambah lagi kesadaran masyarakat yang masih rendah terhadap penghargaan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) semakin memudahkan 'kemenangan ekonomis' peredaran barang bajakan.Salah satu penyebab sulitnya penegakan HKI di Indonesia karena faktor perilaku masyarakat Indonesia selaku konsumen produk-produk HKI masih tergoda membeli barang-barang palsu atau bajakan yang kualitasnya semakin mendekati aslinya.Penyebab lainnya karena pemegang HKI berasumsi penikmat barang-barang bajakan ini hanyalah masyarakat ekonomi menengah ke bawah, sehingga keberadaan barang-barang palsu atau bajakan ini bukan ancaman bagi produk mereka. Padahal, kata dia, berdasarkan beberapa riset awal, asumsi penikmat barang palsu atau bajakan hanyalah masyarakat ekonomi kelas menengah bawah harus dikaji ulang, karena pada kenyataannya barang palsu atau bajakan yang baik buatan Indonesia maupun masuk dari negara lain seperti Korea atau Cina semakin aktif dikonsumsi oleh banyak kalangan

    BalasHapus
  39. nama : N. Syarifah
    kelas: X_4 (18)

    hak cipta atau yang juga dikenal dengan hak kekayaan intelektual sangat kurang di hargai di negara berkembang. oleh sebab itu, banyak barang yang di imitasi.
    Pembangunan sistem “Hak Kekayaan Intelektual” (HKI) yang modern dan efektif merupakan kebutuhan nyata. Kondisi nasional mengharuskan langkah ke arah itu seiring dengan derap pembangunan ekonomi, industri serta diberlakukannya globalisasi pasar bebas dunia. Penegakan hukum di bidang HKI, akan terus lebih ditingkatkan dalam rangka mewujudkan iklim yang lebih baik bagi tumbuh dan berkembangnya kegiatan penelitian yang menghasilkan penemuan di bidang teknologi (invensi) dan pengembangannya yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan pembangunan nasional yang bertujuan terciptanya masyarakat adil, makmur, maju dan mandiri.

    BalasHapus
  40. Nama : yusuf alfiandhika
    Kelas : x-1 (22)

    era globalisasi membuka peluang semua bangsa dan negara di dunia untuk dapat mengetahui potensi, kemampuan, dan kebutuhan masing-masing. Kendatipun tendensi yang mungkin terjadi dalam hubungan antar negara didasarkan pada upaya pemenuhan kepentingan secara timbal balik, namun justru negara yang memiliki kemampuan lebih akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Salah satu kemampuan penting suatu negara adalah kemampuan dalam penguasaan teknologi. Mengacu pada dua hal tersebut, upaya perlindungan terhadap hak atas kekayaan intelektual sudah saatnya menjadi perhatian, kepentingan, dan kepedulian semua pihak agar tercipta kondisi yang kondusif bagi tumbuh berkembangnya kegiatan inovatif dan kreatif yang menjadi syarat batas dalam menumbuhkan kemampuan penerapan, pengembangan, dan penguasaan teknologi.

    BalasHapus
  41. Muhammad Ilzam Falah
    X-1/14

    untuk melindungi hak kekayaan intelektual pada teknologi informasi,diperlukan campur tangan dari pemerintah. pemerintah harus lebih berperan aktif dalam perlindungan hak kekayaan intelektual pada teknologi informasi ini. memang telah ada undang-undang yang melindungi tentang kekayaan intelektual pada teknologi informasi. tapi penerapan dari undang-undang ini terkesan sangat lemah. contohnya, banyak software bajakan bertebaran dan pelaku pembajakan software tersebut tidak tersentuh oleh hukum. jika terus seperti ini, maka yang merasa rugi adalah pemilik hak kekayaan intelektual tersebut. mereka menghasilkan sebuah hasil karya yang berguna, tetapi mereka tidak mendapatkan apa-apa dari yang mereka lakukan. bahkan, mereka terkesan 'terampas' hak-haknya.

    utuk kemajuan kekayaan intelektual pada IT, campur tangan pemerintah juga sangat diperlukan. pasokan sumber daya dari pemerintah akan sangat mempengaruhi kemajuan kekayaan intelektual suatu negara. kita lihat negara-negara maju yang bisa mengembangkan kekayaan intelektualnya karena mendapatkan dukungan dari pemerintah. disamaping pasokan sumber daya, apresiasi dari pemerintah juga sangat berpengaruh terhadap kekayaan intelektual seseorang. orang yang kerap diapresiasi akan cenderung lebih semangat daripada seseorang yang jarang mendapatkan apresiasi. di negara maju, orang yang menemukan sesuatu yang berguna terutama dalam IT akan mendapatkan apresiasi yang sangat besar dari masyarakat maupun pemerintah. sayangnya di negara kita tidak demikian, banyak orang cerdas dlm bidang IT yang tidak mendapatkan apresiasi.

    jadi, inti dari komentar saya adalah:
    1.) pemerintah perlu berperan lebih aktif dalam perlindungan hak kekayaan intelektual
    2.) diperlukan campur tangan yang mendalam dari pemerintah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kekayaan intelektual negara ini
    3.) diperlukan apresiasi dari negara kepada orang-orang cerdas dalam bidang IT ataupun bidang lainnya agar mereka bisa terus berkreasi dan meningkatkan kekayaan intelektual mereka.

    BalasHapus
  42. Nama:muhammad nashruddin irsyad
    Kelas:X1
    Keberadaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) tentang teknologi dalam hubungan antar manusia dan antar negara merupakan sesuatu yang tidak dapat dipungkiri.Maka dari itu Saya sependapat dengan tulisan di atas.Dengan melindungi hak intelektual kita bisa mengelola hasil dari situ.Sayangnya Permasalahan mengenai Hak Kekayaan Intelektual akan menyentuh berbagai aspek seperti aspek teknologi, industri, sosial, budaya, dan berbagai aspek lainnya. Namun aspek terpenting jika dihubungkan dengan upaya perlindungan bagi karya intelektual tentang teknologi adalah aspek hukum.kebanyakan orang melindungi HKI tersandung dengan hukum

    Jadi kesimpulannya kita harus melindungi hak kekayaan intelektual dari teknologi,karena sudah banyak karya-karya yang sudah diciptakan.Instansi yang berwenang dalam mengelola Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia adalah Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen. HKI) yang berada di bawah Departemen Kehakiman dan HAM Republik Indonesia. Dan khusus untuk mengelola informasi HKI juga telah dibentuk Direktorat Teknologi Informasi di bawah Ditjen. HKI.

    BalasHapus
  43. Nama : Rijal Kholilulloh
    kelas: X-1

    Hak atas Kekayaan Intelektual Perangkat Lunak
    ''Hak atas Kekayaan Intelektual'' (HaKI) merupakan terjemahan atas istilah ''Intellectual Property Right'' (IPR). Istilah tersebut terdiri dari tiga kata kunci yaitu: ''Hak'', ''Kekayaan'' dan ''Intelektual''. Kekayaan merupakan abstraksi yang dapat: dimiliki, dialihkan, dibeli, maupun dijual. Sedangkan ''Kekayaan Intelektual''merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan seterusnya. Terakhir, ''Hak atas Kekayaan Intelektual''(HaKI) merupakan hakhak (wewenang/kekuasaan) untuk berbuat sesuatu atas Kekayaan Intelektual tersebut, yang diatur oleh normanorma atau hukumhukum yang berlaku.

    HaKI Perangkat Lunak

    Di Indonesia, HaKI Perangkat Lunak termasuk ke dalam kategori Hak Cipta (Copyright). Beberapa negara, mengizinkan pematenan perangkat lunak. Pada industri perangkat lunak, sangat umum perusahaan besar memiliki portfolio paten yang berjumlah ratusan, bahkan ribuan. Sebagian besar perusahaanperusahaan.

    Ini memiliki perjanjian crosslicensing, artinya ''Saya izinkan anda menggunakan paten saya asalkan saya boleh menggunakan paten anda''. Akibatnya hukum paten pada industri perangkat lunak sangat merugikan perusahaan-perusahaan kecil yang cenderung tidak memiliki paten. Tetapi ada juga perusahaan kecil yang menyalahgunakan hal ini.

    Ada beberapa macam HAKI dlam perangkat lunak ini, diantaranya
    Perangkat lunak berpemilik, perangkat lunak komersial, perangkat lunak semibebas, freeware, shareware,Copylefted/NonCopylefted, free software, dan masih banyak lagi.

    BalasHapus
  44. Nama : Mursyid Fatahillah
    Kelas : X-1 (16)

    HAKI terdiri dari dua penggolongan atau rezim: Hak Cipta (dan Hak Terkait) dan Hak Kekayaan Industri yang terdiri dari merek dagang. Berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh internet menyebabkan terjadinya pelanggaran HAKI seperti pembajakan program komputer, penjualan program ilegal dan pengunduhan ilegal.Tapi di sisi lain Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) akan menggairahkan kegiatan riset yang pada akhirnya akan menumbuhkan ekonomi suatu bangsa.
    perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, khususnya internet, telah membuat dunia semakin datar.Tetapi jika HAKI tidak di atur dengan tegas,maka kejahatan melalui internet akan semakin banyak. Mengingat pentingnya HAKI,makapemerintah harus mempertegas peraturan mengenai HAKI.

    BalasHapus
  45. Berdasarkan hasil survei World Economic Forum (WEF), yang bertajuk The Global Competitiveness Report 2010-2012 menempatkan daya saing Indonesia pada peringkat 46 dari 142 negara, dari posisi sebelumnya yang menempati posisi 44. bahwa kurangnya perlindungan hak cipta, mulai dari tingkat kebijakan berupa perumusan peraturan perundangan, sosialisasi, pelaksanaan, hingga penegakan hukum, tentunya akan menghambat kepastian berusaha serta daya inovasi dari para pelaku usaha di Indonesia. di era globalisasi yang diwarnai oleh semakin ketatnya persaingan dan meluasnya "interdependensi" antar Negara.Tidak ada suatu negara-pun di dunia yang dapat terbebas dari permasalahan, kecuali berupaya menyiasati agar dapat menghindarkan kendala-kendala dan memanfaatkan peluang-peluang yang diciptakannya. Dari segi geo-politik, telah terjadi pergeseran-pergeseran dari negara-negara yang ikut menentukan kebijaksanaan dan peta politik dunia.
    Demikian pula dari segi geo-ekonomi telah terjadi perubahan peta ekonomi dunia yang menuju kepada multiplorisasi, pergeseran grafitasi ekonomi dari Atlantik ke Asia Pasifik, terutama Asia Timur, dengan munculnya China dan India bersama Jepang dan Negara-negara Asia Tenggara.Dalam situasi saat ini dimana ekonomi dunia tengah dilanda oleh situasi yang serba tidak menentu, karena dampak krisis hutang Eropa dan Amerika Serikat tampaknya sulit untuk dibatasi pengaruhnya.

    Cara untuk meningkatkan daya saing:
    Di antaranya dengan melalui penegakan hukum (law enforcement) yang efektif.
    Diperlukan pembangunan SDM dan IPTEK yang memadai.
    Di samping itu banyak dikeluarkan peraturan pemerintah, peraturan menteri dan peraturan administrative lainnya untuk mendukung pelaksanaan peraturan-peraturan di bidang HaKI yang baru.

    Sebagai konsekuensi dari penandatanganan Persetujuan TRIPs, pemerintah Indonesia merombak kembali berbagai peraturan-peraturan di bidang HaKI seperti Bern Convention, WIPO Copyright Treaty, Patent Cooperation Treaty, Trademark Lawa Treaty, semua dilakukan pada tahun 1997 sesudah menandatangani Persetujuan TRIPs.

    Di samping usaha-usaha keras pemerintah Indonesia di bidang HaKI di atas, pengamatan menunjukkan bahwa penegakkan hukum di bidang HaKI masih sulit dan perlindungan HaKI masih lemah.
    Pembajakan tuisan dan kerja artistic dan pemalsuan merek dagang masih banyak, untuk memahami situasi dan memperhatikan berbagai faktor, yakni regim HaKI tidak berasal dari Indonesia karena itu perlu waktu untuk memahaminya.

    Kedua, HaKI pada dasarnya bertentangan dengan Hukum Adat yang tidak mengenal pemilikan individual dalam pekerjaan dan inovasi intelektual.

    Ketiga, kurangnya pemahaman tentang HaKI di antara aparat-aparat hukum di Indonesia dan keempat, HaKI sering kurang sejalan dengan tahap-tahap perkembangan ekonomi dan teknologi di Indonesia.

    Untuk meningkatkan pemahaman tentang dan kesadaran mengenai HaKI dan penegakan hukum di bidang ini, di Indonesia diperlukan wkatu, karena menyangkut aspek budaya dan "mindset" (cara berpikir).

    Nama :Fatih nuzulul h
    Kelas :X-1

    BalasHapus
  46. faqih abdurrahhman
    x-1
    pelanggaran atas haki sudah sering terjadi. alasan dalam pelanggaran haki beragam, salah satunya karena mahalnya harga software yang asli. hal ini membuat banyak orang mengambil keuntungan . orang-orang yang mengambil keuntungan ini, menduplikat hasil karya orang lain. orang-orang yang melanggar haki ini sebenarnya sudah tahu bahwa yang dilakukannya melanggar haki, tapi mereka tetap berani karena penegakan haki kurang tegas. kurang tegasnya pemerintah dalam menindak para pelanggar membuat para pelanggar merajalela.
    sebenarnya para pembuat/pematen sangat dirugikan dengan pelanggaran haki ini. bayangkan, hasil karya yang dibuat dengan susah payah disebar luaskan begitu saja. maka sudah seharusnya penegakan haki lebih di tegakkan. penegakan yang baik akan membuat para pembuat lebih senang karena hasil kerjanya bisa dioptimalkan.
    saya melihat fakta-fakta diatas berkomentar bahwa hasil karya orng lain jangan diduplikat. oleh karena itu maka pemerintah harus lebih tegas menindak para pelanggar. pemerintah yang menindak tegas para pelanggar akan membuat para pembuat lebih merasa dihargai. para pelanggar juga akan berpikir dalam melanggar haki. karenanya diharapkan semua pihak bertindak sesuai aturan untuk mengurangi pelanggaran atas haki

    BalasHapus
  47. nama : Muhammad iBrahim
    kelas : X - 1

    Yang dimaksud kekayaan intelektual itu meliputi segala macam hal seperti paten, copyright, dan merek. Secara umum sudah diketahui bahwa program komputer dan lagu-lagu merupakan kekayaan intelektual. secara hukum telah dilindungi kepemilikannya oleh undang - undang. oleh sebab itu kita tidak boleh sembarangan meng copy paste atau istilah sekarang copas tanpa menyertakan pustaka aslinya. di Indonesia sekarang ini banyak sekali terjadi kasus pembajakan. mulai dari membajak lagu, video/film, dan bahkan di Indonesia barangpun juga bisa di bajak. perlu sekali kesadaran kita tentang HAKI.

    semakin hari bukannya semakin sedikit kasus pembajakan justru semakin marak pembajakan terjadi. mungkin karena membajak adalah cara yang sangat relatif sedikit berkorban tapi menghasilkan uang yang lebih. di IT contohnya banyak VCD/DVD yang di bajak tanpa sepengetahuan pembuat. apabila ini terus terjadi maka orang - orang bisa saja beralih ke hal - hal yang di bajak karena barang bajakan murah dan kualitas terkadang hampir menyamai barang asli. bukan hanya pada VCD/DVD, di indonesia headphone dan headshet ternama juga banyak yang di bajak selain itu banyak sekali di pasaran terjual ipod KW alias bajakan. sekilas mjirip bahkan banyak yang tertipu. mari kita jadi agen perubahan mumpung kita masih muda, hindari barang bajakan, dan jangan sekali - kali kita memelihara pembajak

    BalasHapus
  48. Afwan Tadz.,., ana make Email teman.,., hehehe ^_^
    Nama : Rachmat Gosepa Jaya
    Kelas : X – 1 / 17


    Seorang inventor/kreator yang menghasilkan suatu karya intelektual baik itu di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan sastra yang mempunyai nilai ekonomi, akan dapat menikmati hasil kreasi/penemuannya dengan baik, jika:
    a. Mendapat perlindungan hukum HKIdan
    b. Di eksploitasi atau diaplikasikan dalam industri (diindustrialisasikan) untuk diambil manfaat ekonominya.
    Bagaimanakah caranya untuk mendapat perlindungan hukum HKI? Perlu kiranya dikaji secara seksama mengenai bentuk perlindungan yang sesuai bagi karya intelekual yang ingin dilindungi. Ada beberapa langkah di sini yang perlu dipertimbangkan bagi seorang inventor/kreator sebelum bentuk perlindungan yang sesuai bagi karya intelektual terkait ditetapkan (Ditjen HKI, 2004: 16):
    Seringkali seorang kreator/inventor bukan merupakan pemilik modal ataupun manajer yang dapat secara efektif mengelola dan mengekploitasi karya intelektualnya. Di samping itu, biaya yang tidak sedikit diperlukan untuk mengelola diperlukan untuk mengelola perlindungan kekayaan intelektual (yang antara lain mencakup: biaya tahunan pemeliharaan paten, biaya perpanjangan merek, dsb). Oleh karena itu, merupakan hal yang lazim bila seorang kreator melisensikan HKI-nya kepada pihak lain.
    Lisensi adalah izin yang diberikan (bukan dialihkan) oleh pemilik HKI (sebagai pemberi lisensi) kepada pihak lain (sebagai penerima lisensi). Pemberian izin itu layaknya dilakukan:
    Dengan maksud agar penerima lisensi dapat secara legal membuat memasarkan dan mengekploitasi - tergantung kesepakatan/perjanjian yang dicapai oleh para pihak – HKI terkait, dan
    Dengan imbalan yang besar dan cara pembayarannya disepakati oleh para pihak.



    Salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh perusahaan (khususnya masyarakat industri kecil dan menengah) dalam mengaplikasikan HKI adalah mendayagunakan sistem informasi HKI secara efisien dan efektif. Sistem HKI mewajibkan para pemiliknya mengungkapkan semua informasi dan manfaat yang mereka ketahui sehubungan dengan kekayaan intelektual terkait. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan dan didayagunakan dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin, tentunya secara legal dan tidak melanggar ketentuan yang berlaku. Berdasarkan informasi tersebut, hal-hal berikut ini kiranya dapat dilakukan:
    memantau berbagai alat/teknologi yang diperlukan guna mengembangkan usaha;
    mengetahui perusahaan-perusahaan yang mengembangkan alat/teknologi tersebut;
    mengkaji dan mengembangkan lebih lanjut alat/teknologi tersebut;
    memilih alat/teknologi yang sesuai dengan kemampuan (dana yang tersedia);
    memanfaatkan semua informasi yang tersedia sehubungan dengan alat/teknologi tersebut dalam menegosiasikan lisensi;
    mengetahui tentang diberi/didaftar/ditolaknya permohonan HKI yang telah diajukan di Ditjen HKI; dan
    mengetahui berakhirnya masa perlindungan HKI tertentu (yang dapat diartikan bahwa HKI tersebut dapat dimanfaatkan tanpa harus meminta izin atau membayar royalti kepada pemiliknya) (Ditjen HKI Depkeham, 2004: 19).
    Dalam menerapkan/mengaplikasikan HKI dalam dunia industri perlu dihindari hal-hal berikut ini:
    Menghasilkan dan memproduksi karya-karya intelektual tetapi melupakan perlindungan hukumnya. Oleh karena itu, manfaat dan dayagunakanlah sistem perlindungan kekayaan intelektual.
    Menerima pesanan karya-karya intelektual dari orang asing tanpa disertai dengan perjanjian yang memadai, yang antara lain mencakup: ketentuan mengenai kepemilikan, lingkup pemanfaatan, dan pembagian hasil atas pemanfaatan kekayaan intelektual terkait.
    Mengadakan pameran atas hasil karya intelektual sebelum melakukan pengajuan permohonan/pendaftaran perlindungan kekayaan intlektual terkait. Pameran memang merupakan sarana yang efektif untuk memperkenalkan suatu produk baru, tetapi secara tidak langsung menyebabkan produk tersebut (menjadi mudah) ditiru oleh pihak lain. Di samping itu, pameran dapat menghilangkan nilai kebaruan atas suatu desain atau invensi (Ditjen HKI, 2004: 15).

    BalasHapus
  49. AHMAD FIKRI
    X-1 PA

    Pemasyarakatan HaKI di kalangan pengusaha IKM dimaksudkan untuk menimbulkan kesadaran
    akan pentingnya daya kreasi dan inovasi intelektual sebagai kemampuan yang perlu diraih oleh
    para pengusaha industri yang ingin maju sebagai faktor pembentuk kemampuan dayasaing
    industri. Oleh karena itu karya temuan orang lain yang didaftarkan untuk dilindungi harus
    dihormati dan dihargai.
    Di samping itu kesadaran dan wawasan mengenai HaKI diharapkan akan dapat menimbulkan
    motivasi dan dorongan agar pengusaha IKM terdorong untuk berkreasi dan ber-inovasi di bidang
    produk dan teknologi produksi, serta manajemen.
    Pelatihan HaKI dimaksudkan untuk memberikan informasi serta pengetahuan kepada para
    pengusaha industri kecil dan menengah, LSM, Yayasan dan Asosiasi, sehingga mereka
    memperoleh gambaran yang jelas tentang Hak Cipta sebagai karya cipta manusia, Paten serta
    Merek maupun HaKI lainnya.

    BalasHapus
  50. nama : muhammad faishol ridho
    kelas : x1

    HAKI(Hak Atas Kekayaan Intelektual) mencakup hasil pemikiran kreatif manusia termasuk karya sastra dan artistik, pertunjukan artis, rekaman suara, siaran, penemuan, desain industri, merek dagang dan merek layanan, perlindungan terhadap persaingan tidak sehat, informasi yang dirahasiakan, indikasi geografis, desain tata letak terpadu sirkuit dan varietas baru tanaman. Hukum kekayaan intelektual mengakui dan melindungi, antara lain, hak-hak pencipta mendorong mereka untuk lebih lanjut upaya kreatif mereka dan memfasilitasi penyebaran dan penerapan hasil dari upaya kreatif untuk kepentingan pencipta dan masyarakat secara keseluruhan.

    BalasHapus
  51. Nama: Langgeng Hidayatullah
    Kelas: X-1

    Menurut pengamatan saya, kekayaan intelektual merupakan suatu hal yg penting. Kekayaan intelektual merupakan suatu perkembangan dalam bidang ilmu teknologi. Ilmu teknologi, saat ini merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan oleh banyak orang. Misal digunakan untuk komunikasi, bisnis, dan bidang lainya. Bisa jadi, orang yg tidak memiliki kekayaan intelektual memiliki pengetahuan yang kurang luas. Dikarenakan, kekayaan intelektual sudah mengalami banyak kemajuan. Maka dari itu, kita sebagai generasi muda harus mempelajari dan memiliki pengetrahuan luias tentangnya agar bisa bersaing dengan dunia global.
    Jaman telah berubah. Dulu orang membutuhkan sesuatu dalam jangka waktu yang lama, sekarang dalam hitungan menitr sudah tersedia di depan mata. Apakah kita tau bahwa misalnya ada sebuah rilis single baru oleh penyanyi favorit di Amerika?. Apakah kita tau juga bahwa kebudayaan bangsa kita telah di klaim habis habisan oleh banyak negara tetangga?. Ternyata yang mengalami kemajuan bukan cuma teknologi, tapi manusia juga sudah mengalami kemajuan. Dari contoh fenomena di atas, kita b isa mengambil pelajaran bahwa kita perlu mempertahankan kekayaan intelektual yang sudah kita miliki. Jangan sampai, orang atau bangsa lain mengklaim kebudayaan milik kita. Sekian dan terima kasih.

    BalasHapus
  52. nama : vega rasiditya
    kelas : x-1

    kabar tentang pembajakan budaya atau kekayaan intelektual lainnya milik bangsa kita oleh bangsa Malaysia santernya luar biasa. Dari mulai Televisi hingga dunia internet mengulas, bahkan sudah ada yang membalas dengan mengeluarkan statment-statment yang cenderung tidak santun. Mungkin ini disebabkan rasa ingin membela tanah air, dan lebih tepat lagi mungkin membela kebenaran.Namun bicara soal pembajakan, sebenarnya ada cara yang lebih mudah untuk mengingatkan kita. Kita sendiri secara tidak sadar juga telah “menghalal” kan pembajakan di negeri kita, bahkan yang kita bajak adalah orang kita sendiri, mulai dari lagu, film juga software.

    Pernahkah kita mendengar microsoft protes keras atas pembajakan softwarenya di Indonesia?, mungkin meski mereka teriak kita ‘tidak mau’ mendengarnya dan semua media dinegeri ini juga enggan mengangkat kasus ini dengan heboh.Tapi coba lihat apa yang dilakukan microsoft ? mereka tidak terlalu pusing dan terus berkreasi dengan softwarenya yang lebih handal yang akan lebih memproteksi kekayaan intelektualnya. Sudah berapa banyak dari kita atau kawan kita yang selalu online dan secara tidak sengaja mengaktifkan automatic update microsoft lalu terblok oleh karena ketidak aslian software kita ? Seandainya saja microsoft tega terhadap para pengguna software ilegal ini, sungguh hal yang sangat mudah bagi microsoft menghancurkan komputer kita dari jarak jauh (online). Tapi ini tidak dilakukan, karena mereka ingin menang secara elegan mengganakan kepintaran mereka.

    BalasHapus
  53. Nama : Husna Afifah
    Klas : X 4
    Hak atas kekayaan intelektual menjadi issue yang semakin menarik untuk dikaji karena perannya yang semakin menentukan terhadap laju percepatan pembangunan nasional, terutama dalam era globalisasi. Dalam hubungan ini era globalisasi dapat dianalisis dari dua karakteristik dominan. Pertama, era globalisasi ditandai dengan terbukanya secara luas hubungan antar bangsa dan antar negara yang didukung dengan transparansi dalam informasi. Dalam kondisi transparansi informasi yang sedemikian itu, maka kejadian atau penemuan di suatu belahan dunia akan dengan mudah diketahui dan segera tersebar ke belahan dunia lainnya. Hal ini membawa implikasi, bahwa pada saatnya segala bentuk upaya penjiplakan, pembajakan, dan sejenisnya tidak lagi mendapatkan tempat dan tergusur dari fenomena kehidupan bangsa-bangsa.
    Kedua, era globalisasi membuka peluang semua bangsa dan negara di dunia untuk dapat mengetahui potensi, kemampuan, dan kebutuhan masing-masing. Kendatipun tendensi yang mungkin terjadi dalam hubungan antar negara didasarkan pada upaya pemenuhan kepentingan secara timbal balik, namun justru negara yang memiliki kemampuan lebih akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Salah satu kemampuan penting suatu negara adalah kemampuan dalam penguasaan teknologi. Mengacu pada dua hal tersebut, upaya perlindungan terhadap hak atas kekayaan intelektual sudah saatnya menjadi perhatian, kepentingan, dan kepedulian semua pihak agar tercipta kondisi yang kondusif bagi tumbuh berkembangnya kegiatan inovatif dan kreatif yang menjadi syarat batas dalam menumbuhkan kemampuan penerapan, pengembangan, dan penguasaan teknologi.

    BalasHapus
  54. Nama:Ulfa Arrofati P
    Kelas:x4

    Secara sederhana kekayaan intelektual merupakan kekayaan yang timbul atau lahir dari kemampuan intelektual manusia. Karya-karya yang timbul atau lahir dari kemampuan intelektual manusia dapat berupa karya-karya di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Karya-karya tersebut dilahirkan atau dihasilkan atas kemampuan intelektual manusia melalui curahan waktu, tenaga, pikiran, daya cipta, rasa dan karsanya. Hal tersebut yang membedakan kekayaan intelektual dengan jenis kekayaan lain yang juga dapat dimiliki oleh manusia tetapi tidak dihasilkan oleh intelektualitas manusia. Sebagai contoh, kekayaan alam berupa tanah dan atau tumbuhan yang ada di alam merupakan ciptaan dari sang Pencipta. Meskipun tanah dan atau tumbuhan dapat dimiliki oleh manusia tetapi tanah dan tumbuhan bukanlah hasil karya intelektual manusia.



    Kekayaan atau aset berupa karya-karya yang dihasilkan dari pemikiran atau kecerdasan manusia mempunyai nilai atau manfaat ekonomi bagi kehidupan manusia sehingga dapat dianggap juga sebagai aset komersial. Karya-karya yang dilahirkan atau dihasilkan atas kemampuan intelektual manusia baik melalui curahan tenaga, pikiran dan daya cipta, rasa serta karsanya sudah sewajarnya diamankan dengan menumbuhkembangkan sistem perlindungan hukum atas kekayaan tersebut yang dikenal sebagai sistem Hak Kekayaan Intelektual (HKI). HKI merupakan cara melindungi kekayaan intelektual dengan menggunakan instrumen-instrumen hukum yang ada, yakni Hak Cipta, Paten, Merek dan Indikasi Geografis, Rahasia Dagang, Desain Industri, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Perlindungan Varietas Tanaman.

    BalasHapus
  55. Nama : Rizqi Azzaidan
    Kelas : X-1 / 19

    Menurut saya selama ini Persepsi HKI secara umum seringkali diartikan secara
    kurang proporsional karena hanya menekankan pada aspek hak monopoli
    yang dimiliki oleh pemilik atau pemegang hak atas HKI secara absolut.
    Persepsi seperti itu menegasikan konsep dasar HKI bahwa HKI mempunyai fungsi utama untuk memajukan kreativitas dan inovasi yang
    bermanfaat
    bagi
    masyarakat secara luas sedangkan hal cipta secara
    khusus juga berfungsi sebagai alat unruk memperkenalkan, memperkaya
    dan menyebarluaskan
    kekayaan budaya bangsa 2. Bahkan salah satu
    aspek yang melekat pada HKI adalah adanya aspek sosial bagi seluruh
    jenis HKI kecuali merek, manakala masa perlindungannya habis maka
    semuanya menjadi milik umum atau public domain.
    Persepsi HKI yang kurang tepat juga berkaitan dengan prasangka
    T
    bahwa HKI hanya akan menguntungkan negara-negara maju dan
    menghambat negara-negara berkembang dalam mengakses teknologi dan
    informasi. Persoalannya sekarang bukan pada akses teknologi dan
    informasi , akan tetapi kecenderungan yang terjadi di dunia saat ini
    adalah adanya persaingan dagang yang ketat antara negara yang satu
    dengan negara lain. Saat ini sudah bukan masanya lagi bagi Indonesia
    hanya menggantungkan pada industri yang berbasis pada sumber daya
    alam yang semakin lama semakin berkurang jumlahnya. Oleh karena itu
    Indonesia juga harus mengembangkan industri yang berbasis pada
    kemampuan sumber daya manusia yang kreatif dan innovatif karena
    industri yang paling besar memiliki peluang untuk bersaing di pasar global
    salah satunya adalah industri yang berbasis pada HKI.

    BalasHapus
  56. Nama : Ilham Binar Lazuardi
    Kelas : X-1 (23)
    HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)
    Kekayaan Intelektual merupakan alat penunjang pembangunan ekonomi dan penciptaan kreasi yang pada saat ini masih belum digunakan secara optimal untuk memberikan hasil yang optimal di semua negara, terutama di negara berkembang. Kekayaan Intelektual merupakan sebuah kekuatan yang dapat digunakan untuk memperkaya kehidupan seseorang dan masa depan suatu bangsa secara material, budaya, dan sosial. Kekayaan Intelektual mendukung dan memberi penghargaan kepada kreator, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan memajukan pengembangan sumber daya manusia. Karenanya, Kekayaan Intelektual bersifat memberdayakan. Pada hakikatnya, Kekayaan Intelektual merupakan hasil pemecahan masalah yang dihadapi seseorang. Kreativitas yang timbul tersebut memicu daya cipta untuk menghasilkan karya intelektual.
    Karya Intelektual harus dihargai, karena karya-karya intelektual dilahirkan seseorang dengan pengorbanan tenaga, waktu, dan biaya. Bagi dunia usaha, karya-karya intelektual itu dikatakan sebagai aset perusahaan. Karya Intelektual juga harus dilindungi, karena Karya Intelektual merupakan hak-hak alami. Berdasarkan ketentuan pasal 27 (2) Deklarasi Hak Asasi Manusia Sedunia mengatakan bahwa, “Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan (untuk kepentingan moral dan materi) yang diperoleh dari ciptaan ilmiah, kesusasteraan, atau artistik dalam hal dia sebagai pencipta.” Pelindungan Karya Intelektual merupakan wujud dari perlindungan reputasi perusahaan dari pihak lain yang menggunakan karya intelektual yang dimiliki secara tanpa hak/izin.
    Pengertian HAKI sendiri adalah hak yang timbul sebagai hasil olah pikir otak yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia. HAKI merupakan bentuk kompensasi dan dorongan bagi seseorang untuk mencipta. Hal ini dapat menguntungkan masyarakat dalam jangka panjang.
    TEKNOLOGI INFORMASI (IT)
    Dewasa ini kehidupan manusia tidak akan pernah lepas dari arus komunikasi dan informasi. Bahkan informasi saat ini telah menjelma menjadi suatu kekuatan tersendiri dalam persaingan global. Internet sebagai suatu fenomena kemajuan teknologi menyebabkan terjadinya percepatan globalisasi dan lompatan besar bagi penyebaran informasi dan komunikasi diseluruh dunia. Penggunaan internet sebagai media informasi multimedia membuat beragam karya digital disebarluaskan dan digandakan keseluruh dunia. Padahal dalam karya digital tersebut, banyak terkandung muatan Hak-Hak Kekayaan Intelektual. Berikut adalah pelanggaran-pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Hak Cipta), yang dapat dilakukan melalui internet : Peredaran software ilegal, Pemesanan barang-barang bajakan melalui internet, tempat penyimpanan software bajakan, memberikan bantuan teknis mengenai code/serial number, adanya kelompok khusus (ahli pembajakan), dll.
    Karena itulah, diperlukan yang namanya perjanjian atau traktat untuk mengembangkan dan memelihara perlindungan hak-hak pencipta atas karya-karya sastra dan seni, serta memelihara keseimbangan hak-hak pencipta dan kepentingan umum yang lebih besar khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan akses terhadap informasi.
    KESIMPULAN
    Perkembangan Teknologi yang pesat selayaknya menjadi pemicu bagi para ahli hukum khususnya di bidang hak cipta, untuk menciptakan perangkat-perangkat hukum yang efektif sehingga perlindungan terhadap hak-hak pencipta tetap dapat terjaga.

    BalasHapus
  57. NAMA : KURNIA NUR BAHARUDIN
    KELAS: X1/9

    Menurut pendapat saya, kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan lain-lain. Yang berguna untuk manusia. Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia. Sistem HKI merupakan hak privat (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tiada lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas) nya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi. Sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar. Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah.
    Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal.Untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi. Teori Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sangat dipengaruhi oleh pemikiran John Locke tentang hak milik. Dalam bukunya, Locke mengatakan bahwa hak milik dari seorang manusia terhadap benda yang dihasilkannya itu sudah ada sejak manusia lahir. Benda dalam pengertian disini tidak hanya benda yang berwujud tetapi juga benda yang abstrak. Yang disebut dengan hak milik atas benda yang tidak berwujud yang merupakan hasil dari intelektualitas manusia. Hukum yang mengatur HKI bersifat teritorial, pendaftaran ataupun penegakan HKI harus dilakukan secara terpisah di masing-masing yurisdiksi bersangkutan. HKI yang dilindungi di Indonesia adalah HKI yang sudah didaftarkan di Indonesia

    BalasHapus
  58. NAMA : KURNIA NUR BAHARUDIN
    KELAS: X1/9

    Menurut pendapat saya, kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan lain-lain. Yang berguna untuk manusia. Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia. Sistem HKI merupakan hak privat (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tiada lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas) nya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi. Sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar. Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah.
    Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal.Untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi. Teori Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sangat dipengaruhi oleh pemikiran John Locke tentang hak milik. Dalam bukunya, Locke mengatakan bahwa hak milik dari seorang manusia terhadap benda yang dihasilkannya itu sudah ada sejak manusia lahir. Benda dalam pengertian disini tidak hanya benda yang berwujud tetapi juga benda yang abstrak. Yang disebut dengan hak milik atas benda yang tidak berwujud yang merupakan hasil dari intelektualitas manusia. Hukum yang mengatur HKI bersifat teritorial, pendaftaran ataupun penegakan HKI harus dilakukan secara terpisah di masing-masing yurisdiksi bersangkutan. HKI yang dilindungi di Indonesia adalah HKI yang sudah didaftarkan di Indonesia

    BalasHapus
  59. IKHSAN ALFIANNUR YUSUF
    X.2/13

    Kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh teknologi informasi tidak dapat lepas dari keberadaan HaKI. Secara umum HaKI adalah perlindungan hukum yang berupa hak yang diberikan oleh negara secara eksklusif terhadap karya-karya yang lahir dari suatu proses kreatif pencipta atau penemunya. Cyberspace yang ditopang oleh dua unsure utama, computer dan informasi, secara langsung bersentuhan dengan obyek-obyek pengaturan dalam HaKI, yaitu cipta, paten, merek, desain industri, rahasia dagang dan tata letak sirkit terpadu. HaKI mendapatakan sorotan khusus karena hak tersebut dapat disalahgunakan dengan jauh lebih mudah dalam kaitannya dengan fenomena konvergensi teknologi informasi yang terjadi. Tanpa perlindungan, obyek yang sangat bernilai tinggi ini dapat menjadi tidak berarti apa-apa, ketika si pencipta atau penemu tidak mendapatkan penggantian biaya yang telah dikeluarkannya selama proses penciptaan ketika orang lain justru yang memperoleh manfaat ekonomis dari karyanya. Di Indonesia pelanggaran HaKI sudah dalam taraf yang sangat memalukan. Indonesia mendudki peringkat ketiga terbesar dunia setelah Ukraine dan China dalam soal pembajakan software

    BalasHapus
  60. nama: azmul fauzi
    kelas: RSS (republik sepuluh satu)

    Kekayaan Intelektual merupakan alat penunjang pembangunan ekonomi dan penciptaan kreasi. tapi hal ini masih kurang di [erhatikan di negara ini. buktinya masih banyak pembajakan yang terjadi di negeri kita. padahal, sudah ada hukum yang mengatur tentang hak Kekayaan Intelektual. hal ini juga kurang di perhatikan oleh pemerintah pusat maupun daerah. seharusnya pemerintah harus meninndas tegas pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada hak Kekayaan Intelektual.
    intinya:
    pemerintah harus lebih memperhatikan hal-hal yang mereka anggap sepele ini. karna Kekayaan Intelektual juga bisa berdampak dalam penunjang kenajuan ekonomi negara. pemerintah juga harus memberi perhatian khusus agar kekayaan intelektual ini bisa bekembang dengan pesat.
    sekian dan terimakasih
    wassalam

    BalasHapus
  61. nama: thoriq abdul az.ra
    kelas: RSS (republik supuluh satu)

    memang sudah ada hukum yang mengatur tentang pelanggaran tentang hak Kekayaan Intelektual. walau hukum ini sudah lumayan kuat tapi ini tidak bisa terealisai dengan baik jika tidak ada dukungsn pemerintah. jika pemerintah tidak ikut campur dalam hal ini maka yang terjadi adalah pelanggaran yang semakin menjadi dalam negeri ini. buktinya adalah, masih banyak software-software bajakan yang tersebar di masyarakat luas. padahal dengan Kekayaan Intelektual negara kita bisa lebih maju dalam bidan ekonomi daln lain-lain. jika hal ini terus terjadi maka yang di rugikan bukan hanya negara tapi juga para pemilik sah dari Kekayaan Intelektual tersebut. apalagi di abad ini sudah sangat canggih sehingga di perlukan hukum yang lebih kuat lagi.
    intinya :
    - pemerintah harus ikut campur dalam penindakan dalam palanggaran yang terjadi di Kekayaan Intelektual yang ada di negara kita ini
    - perlu hukum yang lebih kuat dan aktif
    - perlu apresiasi dari pemerintah yang cukup untuk meningkatkan kreatifitas para pemilik Kekayaan Intelektual

    BalasHapus
  62. nama: -!cha-/22
    kelas: x4

    Mendidik dan menyosialisasikan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) kepada masyarakat, khususnya generasi muda dinilai sangat penting. Selain untuk membentuk kualitas pribadi dengan karakter yang baik, penanaman kesadaran ini akan mendorong semangat berkreasi dan berinovasi yang nantinya memberikan manfaat secara ekonomi baik bagi individu maupun negara.
    Alangkah lebih baik jika generasi muda memahami HaKI ini. Di Indonesia memang belum membudaya, baru sebatas mata kuliah di kampus. Jadi, kegiatan seperti sangat baik.
    Melalui pendidikan HaKI, kaum muda dapat belajar memahami hak-hak yang dimilikinya dalama menghasilkan suatu karya sebagai wujud olah pikir intelektual, dan karya tersebut dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas. Contohnya saja Bill Gates yang menghasilkan program Microsoft, atau seorang tentara yang menciptakan senjata, dan lainnya.
    Bagi pemilik hak cipta tersebut akan mendapatkan manfaat dari royalti yang sudah didaftarkan hak patennya. Biasanya orang sering lupa mendaftarkan. Baru ribut setelah ada masalah. Jadi, ini jangan diangap sebagai cost, tapi harus sebagai asset, karena nantinya menghasilkan nilai ekonomi yang sangat besar.
    Dalam HaKI, selain terkandung hak ekonomi yakni ha mendapatkan manfaat ekonomi, juga hak moral yakni pencantuman nama yang bersangkutan dalam setiap karyanya yang digunakan pihak lain.
    Di kalangan kampus, juga mengimbau akan timbul kesadaran untuk tidak melakukan tindakan plagiat atas karya ilmiah orang lain. Sebaliknya, pihak kampus juga harus sangat tegas dalam mengawasi dan memberikan sanksi atas tindakan plagiat ini. Karena sanksi pidananya juga keras, maksimum tahun penjara.

    BalasHapus
  63. nama: aqlya zuhra ilma
    kelas : X-4
    no: 5

    Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.

    Hukum yang mengatur hak cipta biasanya hanya mencakup ciptaan yang berupa perwujudan suatu gagasan tertentu dan tidak mencakup gagasan umum, konsep, fakta, gaya, atau teknik yang mungkin terwujud atau terwakili di dalam ciptaan tersebut. Sebagai contoh, hak cipta yang berkaitan dengan tokoh kartun Miki Tikus melarang pihak yang tidak berhak menyebarkan salinan kartun tersebut atau menciptakan karya yang meniru tokoh tikus tertentu ciptaan Walt Disney tersebut, namun tidak melarang penciptaan atau karya seni lain mengenai tokoh tikus secara umum.

    Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, yaitu, yang berlaku saat ini, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam undang-undang tersebut, pengertian hak cipta adalah "hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku" (pasal 1 butir 1).

    BalasHapus
  64. Nama: Nurutsaqofi
    Kelas: X4
    No: 20
    KASUS HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

    1. Kasus Hak Cipta :

    Kompas.com
    Jumat, 12 September 2008 | 14:47 WIB
    DENPASAR, JUMAT- Malang benar nasib Ketut Deni Aryasa, perajin perak asal Bali. Ia dituding menjyiplak salahsatu motif perusahaan perak milik asing, PT Karya Tangan Indah. Deni Aryasa bahkan telah diseret ke meja hijau dan dituntut dua tahun penjara.
    “Motif yang saya gunakan ini adalah milik kolektif masyarakat di Bali, yang sudah ada sejak dulu. Bukan milik perseorangan, tapi mengapa bisa dipatenkan pihak asing,” kata Deni Aryasa, yang ditemui di rumahnya di Denpasar, Jumat (12/9).
    Deni Aryasa dituding meniru dan menyebarluaskan motif fleur atau bunga. Padahal motif ini adalah salah satu motif tradisional Bali yang kaya akan makna. Motif serupa dapat ditemui di hampir seluruh ornamen seni di Bali, seperti gapura rumah, ukiran-ukiran Bali, bahkan dapatditemui sebagaimotif pada sanggah atau tempat persembahyangan umat Hindu di Bali. Ironisnya, motif tradisional Bali ini ternyata dipatenkan pihak asing di Direktorat Hak Cipta, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Republik Indonesia pada tahun 2006 dengan nomor 030376. Pada surat keputusan Ditjen Haki, tertulis pencipta motif fleur adalah Guy Rainier Gabriel Bedarida, warga Prancis yang bermukim di Bali. Sedangkan pemegang hak cipta adalah PT Karya Tangan Indah milik pengusaha asal Kanada, John Hardy. Dengan tudingan melanggar hak cipta, Deni Aryasa kini dituntut dua tahun penjara. Bahkan Deni sempat ditahan selama 40 hari di LP Kerobokan Bali. Kini Deni menjalani tahanan rumah. “Saya mungkin satu-satunya orang yang dituntut melanggar hak cipta yang pernah ditahan selama 40 hari,” kata Deni Aryasa.
    Peradilan kasus hak cipta ini akan dilanjutkan pada Rabu (17/9) mendatang di Pengadilan Negeri Denpasar dengan agenda pledoi atau tanggapan terhadap tuntutan jaksa.
    Motif fleur ini juga telah dipatenkan di Amerika Serikat, sehingga kini perajin perak di Bali yang menggunakan motif yang sama pun terancam ikut terjerat pelanggaran hak cipta. Asosiasi Perajin Perak mencatat terdapat sedikitnya 800 motif perak tradisional Bali yang telah dipatenkan pihak asing di Amerika Serikat.

    BalasHapus
  65. Nama:Nurutsaqofi
    Kelas:X4
    No:20
    KASUS HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

    1. Kasus Hak Cipta :

    Kompas.com
    Jumat, 12 September 2008 | 14:47 WIB
    DENPASAR, JUMAT- Malang benar nasib Ketut Deni Aryasa, perajin perak asal Bali. Ia dituding menjyiplak salahsatu motif perusahaan perak milik asing, PT Karya Tangan Indah. Deni Aryasa bahkan telah diseret ke meja hijau dan dituntut dua tahun penjara.
    “Motif yang saya gunakan ini adalah milik kolektif masyarakat di Bali, yang sudah ada sejak dulu. Bukan milik perseorangan, tapi mengapa bisa dipatenkan pihak asing,” kata Deni Aryasa, yang ditemui di rumahnya di Denpasar, Jumat (12/9).
    Deni Aryasa dituding meniru dan menyebarluaskan motif fleur atau bunga. Padahal motif ini adalah salah satu motif tradisional Bali yang kaya akan makna. Motif serupa dapat ditemui di hampir seluruh ornamen seni di Bali, seperti gapura rumah, ukiran-ukiran Bali, bahkan dapatditemui sebagaimotif pada sanggah atau tempat persembahyangan umat Hindu di Bali. Ironisnya, motif tradisional Bali ini ternyata dipatenkan pihak asing di Direktorat Hak Cipta, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Republik Indonesia pada tahun 2006 dengan nomor 030376. Pada surat keputusan Ditjen Haki, tertulis pencipta motif fleur adalah Guy Rainier Gabriel Bedarida, warga Prancis yang bermukim di Bali. Sedangkan pemegang hak cipta adalah PT Karya Tangan Indah milik pengusaha asal Kanada, John Hardy. Dengan tudingan melanggar hak cipta, Deni Aryasa kini dituntut dua tahun penjara. Bahkan Deni sempat ditahan selama 40 hari di LP Kerobokan Bali. Kini Deni menjalani tahanan rumah. “Saya mungkin satu-satunya orang yang dituntut melanggar hak cipta yang pernah ditahan selama 40 hari,” kata Deni Aryasa.
    Peradilan kasus hak cipta ini akan dilanjutkan pada Rabu (17/9) mendatang di Pengadilan Negeri Denpasar dengan agenda pledoi atau tanggapan terhadap tuntutan jaksa.
    Motif fleur ini juga telah dipatenkan di Amerika Serikat, sehingga kini perajin perak di Bali yang menggunakan motif yang sama pun terancam ikut terjerat pelanggaran hak cipta. Asosiasi Perajin Perak mencatat terdapat sedikitnya 800 motif perak tradisional Bali yang telah dipatenkan pihak asing di Amerika Serikat.

    BalasHapus
  66. Nama: Nurutsaqofi
    Kelas: X4
    No:20
    KASUS HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

    1. Kasus Hak Cipta :

    Kompas.com
    Jumat, 12 September 2008 | 14:47 WIB
    DENPASAR, JUMAT- Malang benar nasib Ketut Deni Aryasa, perajin perak asal Bali. Ia dituding menjyiplak salahsatu motif perusahaan perak milik asing, PT Karya Tangan Indah. Deni Aryasa bahkan telah diseret ke meja hijau dan dituntut dua tahun penjara.
    “Motif yang saya gunakan ini adalah milik kolektif masyarakat di Bali, yang sudah ada sejak dulu. Bukan milik perseorangan, tapi mengapa bisa dipatenkan pihak asing,” kata Deni Aryasa, yang ditemui di rumahnya di Denpasar, Jumat (12/9).
    Deni Aryasa dituding meniru dan menyebarluaskan motif fleur atau bunga. Padahal motif ini adalah salah satu motif tradisional Bali yang kaya akan makna. Motif serupa dapat ditemui di hampir seluruh ornamen seni di Bali, seperti gapura rumah, ukiran-ukiran Bali, bahkan dapatditemui sebagaimotif pada sanggah atau tempat persembahyangan umat Hindu di Bali. Ironisnya, motif tradisional Bali ini ternyata dipatenkan pihak asing di Direktorat Hak Cipta, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Republik Indonesia pada tahun 2006 dengan nomor 030376. Pada surat keputusan Ditjen Haki, tertulis pencipta motif fleur adalah Guy Rainier Gabriel Bedarida, warga Prancis yang bermukim di Bali. Sedangkan pemegang hak cipta adalah PT Karya Tangan Indah milik pengusaha asal Kanada, John Hardy. Dengan tudingan melanggar hak cipta, Deni Aryasa kini dituntut dua tahun penjara. Bahkan Deni sempat ditahan selama 40 hari di LP Kerobokan Bali. Kini Deni menjalani tahanan rumah. “Saya mungkin satu-satunya orang yang dituntut melanggar hak cipta yang pernah ditahan selama 40 hari,” kata Deni Aryasa.
    Peradilan kasus hak cipta ini akan dilanjutkan pada Rabu (17/9) mendatang di Pengadilan Negeri Denpasar dengan agenda pledoi atau tanggapan terhadap tuntutan jaksa.
    Motif fleur ini juga telah dipatenkan di Amerika Serikat, sehingga kini perajin perak di Bali yang menggunakan motif yang sama pun terancam ikut terjerat pelanggaran hak cipta. Asosiasi Perajin Perak mencatat terdapat sedikitnya 800 motif perak tradisional Bali yang telah dipatenkan pihak asing di Amerika Serikat.

    BalasHapus
  67. Name : Indra Prakoso Aji
    Class : X-1

    kabar tentang pembajakan budaya atau kekayaan intelektual lainnya milik bangsa kita oleh bangsa Malaysia santernya luar biasa. Dari mulai Televisi hingga dunia internet mengulas, bahkan sudah ada yang membalas dengan mengeluarkan statment-statment yang cenderung tidak santun. Mungkin ini disebabkan rasa ingin membela tanah air, dan lebih tepat lagi mungkin membela kebenaran.Namun bicara soal pembajakan, sebenarnya ada cara yang lebih mudah untuk mengingatkan kita. Kita sendiri secara tidak sadar juga telah “menghalal” kan pembajakan di negeri kita, bahkan yang kita bajak adalah orang kita sendiri, mulai dari lagu, film juga software.

    Pernahkah kita mendengar microsoft protes keras atas pembajakan softwarenya di Indonesia?, mungkin meski mereka teriak kita ‘tidak mau’ mendengarnya dan semua media dinegeri ini juga enggan mengangkat kasus ini dengan heboh.Tapi coba lihat apa yang dilakukan microsoft ? mereka tidak terlalu pusing dan terus berkreasi dengan softwarenya yang lebih handal yang akan lebih memproteksi kekayaan intelektualnya. Sudah berapa banyak dari kita atau kawan kita yang selalu online dan secara tidak sengaja mengaktifkan automatic update microsoft lalu terblok oleh karena ketidak aslian software kita ? Seandainya saja microsoft tega terhadap para pengguna software ilegal ini, sungguh hal yang sangat mudah bagi microsoft menghancurkan komputer kita dari jarak jauh (online). Tapi ini tidak dilakukan, karena mereka ingin menang secara elegan mengganakan kepintaran mereka.

    BalasHapus
  68. Nama: Ilham Binar Lazuardi
    Kelas: X-I

    HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)
    Kekayaan Intelektual merupakan alat penunjang pembangunan ekonomi dan penciptaan kreasi yang pada saat ini masih belum digunakan secara optimal untuk memberikan hasil yang optimal di semua negara, terutama di negara berkembang. Kekayaan Intelektual merupakan sebuah kekuatan yang dapat digunakan untuk memperkaya kehidupan seseorang dan masa depan suatu bangsa secara material, budaya, dan sosial. Kekayaan Intelektual mendukung dan memberi penghargaan kepada kreator, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan memajukan pengembangan sumber daya manusia. Karenanya, Kekayaan Intelektual bersifat memberdayakan. Pada hakikatnya, Kekayaan Intelektual merupakan hasil pemecahan masalah yang dihadapi seseorang. Kreativitas yang timbul tersebut memicu daya cipta untuk menghasilkan karya intelektual.
    Karya Intelektual harus dihargai, karena karya-karya intelektual dilahirkan seseorang dengan pengorbanan tenaga, waktu, dan biaya. Bagi dunia usaha, karya-karya intelektual itu dikatakan sebagai aset perusahaan. Karya Intelektual juga harus dilindungi, karena Karya Intelektual merupakan hak-hak alami. Berdasarkan ketentuan pasal 27 (2) Deklarasi Hak Asasi Manusia Sedunia mengatakan bahwa, “Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan (untuk kepentingan moral dan materi) yang diperoleh dari ciptaan ilmiah, kesusasteraan, atau artistik dalam hal dia sebagai pencipta.” Pelindungan Karya Intelektual merupakan wujud dari perlindungan reputasi perusahaan dari pihak lain yang menggunakan karya intelektual yang dimiliki secara tanpa hak/izin.
    Pengertian HAKI sendiri adalah hak yang timbul sebagai hasil olah pikir otak yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia. HAKI merupakan bentuk kompensasi dan dorongan bagi seseorang untuk mencipta. Hal ini dapat menguntungkan masyarakat dalam jangka panjang.
    TEKNOLOGI INFORMASI (IT)
    Dewasa ini kehidupan manusia tidak akan pernah lepas dari arus komunikasi dan informasi. Bahkan informasi saat ini telah menjelma menjadi suatu kekuatan tersendiri dalam persaingan global. Internet sebagai suatu fenomena kemajuan teknologi menyebabkan terjadinya percepatan globalisasi dan lompatan besar bagi penyebaran informasi dan komunikasi diseluruh dunia. Penggunaan internet sebagai media informasi multimedia membuat beragam karya digital disebarluaskan dan digandakan keseluruh dunia. Padahal dalam karya digital tersebut, banyak terkandung muatan Hak-Hak Kekayaan Intelektual. Berikut adalah pelanggaran-pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Hak Cipta), yang dapat dilakukan melalui internet : Peredaran software ilegal, Pemesanan barang-barang bajakan melalui internet, tempat penyimpanan software bajakan, memberikan bantuan teknis mengenai code/serial number, adanya kelompok khusus (ahli pembajakan), dll.
    Karena itulah, diperlukan yang namanya perjanjian atau traktat untuk mengembangkan dan memelihara perlindungan hak-hak pencipta atas karya-karya sastra dan seni, serta memelihara keseimbangan hak-hak pencipta dan kepentingan umum yang lebih besar khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan akses terhadap informasi.
    KESIMPULAN
    Perkembangan Teknologi yang pesat selayaknya menjadi pemicu bagi para ahli hukum khususnya di bidang hak cipta, untuk menciptakan perangkat-perangkat hukum yang efektif sehingga perlindungan terhadap hak-hak pencipta tetap dapat terjaga.

    BalasHapus
  69. Nama: Ilham Binar Lazuardi
    Kelas: X-1

    HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)
    Kekayaan Intelektual merupakan alat penunjang pembangunan ekonomi dan penciptaan kreasi yang pada saat ini masih belum digunakan secara optimal untuk memberikan hasil yang optimal di semua negara, terutama di negara berkembang. Kekayaan Intelektual merupakan sebuah kekuatan yang dapat digunakan untuk memperkaya kehidupan seseorang dan masa depan suatu bangsa secara material, budaya, dan sosial. Kekayaan Intelektual mendukung dan memberi penghargaan kepada kreator, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan memajukan pengembangan sumber daya manusia. Karenanya, Kekayaan Intelektual bersifat memberdayakan. Pada hakikatnya, Kekayaan Intelektual merupakan hasil pemecahan masalah yang dihadapi seseorang. Kreativitas yang timbul tersebut memicu daya cipta untuk menghasilkan karya intelektual.
    Karya Intelektual harus dihargai, karena karya-karya intelektual dilahirkan seseorang dengan pengorbanan tenaga, waktu, dan biaya. Bagi dunia usaha, karya-karya intelektual itu dikatakan sebagai aset perusahaan. Karya Intelektual juga harus dilindungi, karena Karya Intelektual merupakan hak-hak alami. Berdasarkan ketentuan pasal 27 (2) Deklarasi Hak Asasi Manusia Sedunia mengatakan bahwa, “Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan (untuk kepentingan moral dan materi) yang diperoleh dari ciptaan ilmiah, kesusasteraan, atau artistik dalam hal dia sebagai pencipta.” Pelindungan Karya Intelektual merupakan wujud dari perlindungan reputasi perusahaan dari pihak lain yang menggunakan karya intelektual yang dimiliki secara tanpa hak/izin.
    Pengertian HAKI sendiri adalah hak yang timbul sebagai hasil olah pikir otak yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia. HAKI merupakan bentuk kompensasi dan dorongan bagi seseorang untuk mencipta. Hal ini dapat menguntungkan masyarakat dalam jangka panjang.
    TEKNOLOGI INFORMASI (IT)
    Dewasa ini kehidupan manusia tidak akan pernah lepas dari arus komunikasi dan informasi. Bahkan informasi saat ini telah menjelma menjadi suatu kekuatan tersendiri dalam persaingan global. Internet sebagai suatu fenomena kemajuan teknologi menyebabkan terjadinya percepatan globalisasi dan lompatan besar bagi penyebaran informasi dan komunikasi diseluruh dunia. Penggunaan internet sebagai media informasi multimedia membuat beragam karya digital disebarluaskan dan digandakan keseluruh dunia. Padahal dalam karya digital tersebut, banyak terkandung muatan Hak-Hak Kekayaan Intelektual. Berikut adalah pelanggaran-pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Hak Cipta), yang dapat dilakukan melalui internet : Peredaran software ilegal, Pemesanan barang-barang bajakan melalui internet, tempat penyimpanan software bajakan, memberikan bantuan teknis mengenai code/serial number, adanya kelompok khusus (ahli pembajakan), dll.
    Karena itulah, diperlukan yang namanya perjanjian atau traktat untuk mengembangkan dan memelihara perlindungan hak-hak pencipta atas karya-karya sastra dan seni, serta memelihara keseimbangan hak-hak pencipta dan kepentingan umum yang lebih besar khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan akses terhadap informasi.
    KESIMPULAN
    Perkembangan Teknologi yang pesat selayaknya menjadi pemicu bagi para ahli hukum khususnya di bidang hak cipta, untuk menciptakan perangkat-perangkat hukum yang efektif sehingga perlindungan terhadap hak-hak pencipta tetap dapat terjaga.

    BalasHapus
  70. Nama : Ilham Binar Lazuardi
    Kelas : X-1 (23)
    HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)
    Kekayaan Intelektual merupakan alat penunjang pembangunan ekonomi dan penciptaan kreasi yang pada saat ini masih belum digunakan secara optimal untuk memberikan hasil yang optimal di semua negara, terutama di negara berkembang. Kekayaan Intelektual merupakan sebuah kekuatan yang dapat digunakan untuk memperkaya kehidupan seseorang dan masa depan suatu bangsa secara material, budaya, dan sosial. Kekayaan Intelektual mendukung dan memberi penghargaan kepada kreator, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan memajukan pengembangan sumber daya manusia. Karenanya, Kekayaan Intelektual bersifat memberdayakan. Pada hakikatnya, Kekayaan Intelektual merupakan hasil pemecahan masalah yang dihadapi seseorang. Kreativitas yang timbul tersebut memicu daya cipta untuk menghasilkan karya intelektual.
    Karya Intelektual harus dihargai, karena karya-karya intelektual dilahirkan seseorang dengan pengorbanan tenaga, waktu, dan biaya. Bagi dunia usaha, karya-karya intelektual itu dikatakan sebagai aset perusahaan. Karya Intelektual juga harus dilindungi, karena Karya Intelektual merupakan hak-hak alami. Berdasarkan ketentuan pasal 27 (2) Deklarasi Hak Asasi Manusia Sedunia mengatakan bahwa, “Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan (untuk kepentingan moral dan materi) yang diperoleh dari ciptaan ilmiah, kesusasteraan, atau artistik dalam hal dia sebagai pencipta.” Pelindungan Karya Intelektual merupakan wujud dari perlindungan reputasi perusahaan dari pihak lain yang menggunakan karya intelektual yang dimiliki secara tanpa hak/izin.
    Pengertian HAKI sendiri adalah hak yang timbul sebagai hasil olah pikir otak yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia. HAKI merupakan bentuk kompensasi dan dorongan bagi seseorang untuk mencipta. Hal ini dapat menguntungkan masyarakat dalam jangka panjang.
    TEKNOLOGI INFORMASI (IT)
    Dewasa ini kehidupan manusia tidak akan pernah lepas dari arus komunikasi dan informasi. Bahkan informasi saat ini telah menjelma menjadi suatu kekuatan tersendiri dalam persaingan global. Internet sebagai suatu fenomena kemajuan teknologi menyebabkan terjadinya percepatan globalisasi dan lompatan besar bagi penyebaran informasi dan komunikasi diseluruh dunia. Penggunaan internet sebagai media informasi multimedia membuat beragam karya digital disebarluaskan dan digandakan keseluruh dunia. Padahal dalam karya digital tersebut, banyak terkandung muatan Hak-Hak Kekayaan Intelektual. Berikut adalah pelanggaran-pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Hak Cipta), yang dapat dilakukan melalui internet : Peredaran software ilegal, Pemesanan barang-barang bajakan melalui internet, tempat penyimpanan software bajakan, memberikan bantuan teknis mengenai code/serial number, adanya kelompok khusus (ahli pembajakan), dll.
    Karena itulah, diperlukan yang namanya perjanjian atau traktat untuk mengembangkan dan memelihara perlindungan hak-hak pencipta atas karya-karya sastra dan seni, serta memelihara keseimbangan hak-hak pencipta dan kepentingan umum yang lebih besar khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan akses terhadap informasi.
    KESIMPULAN
    Perkembangan Teknologi yang pesat selayaknya menjadi pemicu bagi para ahli hukum khususnya di bidang hak cipta, untuk menciptakan perangkat-perangkat hukum yang efektif sehingga perlindungan terhadap hak-hak pencipta tetap dapat terjaga.

    BalasHapus
  71. nama : kurnia nur baharudin
    kelas: x1/9

    HAKI (Intellectual property right) adalah kekayaan yang timbul dari kemampuan dan kecerdasan manusia yang dapat berupa karya di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) meliputi hak cipta, merek dagang, paten, desain produk industri, indikasi geografi, desain tata letak sirkuit terpadu/layout desain, perlindungan informasi yang dirahasiakan
    Seharusnya Hak Kekayaan Intelektual harus dihak patenkan karna dengan hak paten apabila ada pelanggaran dapat di kenakan hukum. Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 1)

    BalasHapus
  72. nama : kurnia nur baharudin
    kelas: x1/9

    HAKI (Intellectual property right) adalah kekayaan yang timbul dari kemampuan dan kecerdasan manusia yang dapat berupa karya di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) meliputi hak cipta, merek dagang, paten, desain produk industri, indikasi geografi, desain tata letak sirkuit terpadu/layout desain, perlindungan informasi yang dirahasiakan.
    Seharusnya Hak Kekayaan Intelektual harus dihak patenkan karna dengan hak paten apabila ada pelanggaran dapat di kenakan hukum. Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 1)

    BalasHapus
  73. nama : kurnia nur baharudin
    kelas: x1/9

    HAKI (Intellectual property right) adalah kekayaan yang timbul dari kemampuan dan kecerdasan manusia yang dapat berupa karya di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) meliputi hak cipta, merek dagang, paten, desain produk industri, indikasi geografi, desain tata letak sirkuit terpadu/layout desain, perlindungan informasi yang dirahasiakan.
    Seharusnya Hak Kekayaan Intelektual harus dihak patenkan karna dengan hak paten apabila ada pelanggaran dapat di kenakan hukum. Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 1)

    BalasHapus
  74. Nama : Ilham Binar Lazuardi
    Kelas : RSS (republik sepuluh satu) (23)
    HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)
    Kekayaan Intelektual merupakan alat penunjang pembangunan ekonomi dan penciptaan kreasi yang pada saat ini masih belum digunakan secara optimal untuk memberikan hasil yang optimal di semua negara, terutama di negara berkembang. Kekayaan Intelektual merupakan sebuah kekuatan yang dapat digunakan untuk memperkaya kehidupan seseorang dan masa depan suatu bangsa secara material, budaya, dan sosial. Kekayaan Intelektual mendukung dan memberi penghargaan kepada kreator, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan memajukan pengembangan sumber daya manusia. Karenanya, Kekayaan Intelektual bersifat memberdayakan. Pada hakikatnya, Kekayaan Intelektual merupakan hasil pemecahan masalah yang dihadapi seseorang. Kreativitas yang timbul tersebut memicu daya cipta untuk menghasilkan karya intelektual.
    Karya Intelektual harus dihargai, karena karya-karya intelektual dilahirkan seseorang dengan pengorbanan tenaga, waktu, dan biaya. Bagi dunia usaha, karya-karya intelektual itu dikatakan sebagai aset perusahaan. Karya Intelektual juga harus dilindungi, karena Karya Intelektual merupakan hak-hak alami. Berdasarkan ketentuan pasal 27 (2) Deklarasi Hak Asasi Manusia Sedunia mengatakan bahwa, “Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan (untuk kepentingan moral dan materi) yang diperoleh dari ciptaan ilmiah, kesusasteraan, atau artistik dalam hal dia sebagai pencipta.” Pelindungan Karya Intelektual merupakan wujud dari perlindungan reputasi perusahaan dari pihak lain yang menggunakan karya intelektual yang dimiliki secara tanpa hak/izin.
    Pengertian HAKI sendiri adalah hak yang timbul sebagai hasil olah pikir otak yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia. HAKI merupakan bentuk kompensasi dan dorongan bagi seseorang untuk mencipta. Hal ini dapat menguntungkan masyarakat dalam jangka panjang.
    TEKNOLOGI INFORMASI (IT)
    Dewasa ini kehidupan manusia tidak akan pernah lepas dari arus komunikasi dan informasi. Bahkan informasi saat ini telah menjelma menjadi suatu kekuatan tersendiri dalam persaingan global. Internet sebagai suatu fenomena kemajuan teknologi menyebabkan terjadinya percepatan globalisasi dan lompatan besar bagi penyebaran informasi dan komunikasi diseluruh dunia. Penggunaan internet sebagai media informasi multimedia membuat beragam karya digital disebarluaskan dan digandakan keseluruh dunia. Padahal dalam karya digital tersebut, banyak terkandung muatan Hak-Hak Kekayaan Intelektual. Berikut adalah pelanggaran-pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Hak Cipta), yang dapat dilakukan melalui internet : Peredaran software ilegal, Pemesanan barang-barang bajakan melalui internet, tempat penyimpanan software bajakan, memberikan bantuan teknis mengenai code/serial number, adanya kelompok khusus (ahli pembajakan), dll.
    Karena itulah, diperlukan yang namanya perjanjian atau traktat untuk mengembangkan dan memelihara perlindungan hak-hak pencipta atas karya-karya sastra dan seni, serta memelihara keseimbangan hak-hak pencipta dan kepentingan umum yang lebih besar khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan akses terhadap informasi.
    KESIMPULAN
    Perkembangan Teknologi yang pesat selayaknya menjadi pemicu bagi para ahli hukum khususnya di bidang hak cipta, untuk menciptakan perangkat-perangkat hukum yang efektif sehingga perlindungan terhadap hak-hak pencipta tetap dapat terjaga.

    BalasHapus
  75. nama : kurnia nur baharudin
    kelas: x1/9

    HAKI (Intellectual property right) adalah kekayaan yang timbul dari kemampuan dan kecerdasan manusia yang dapat berupa karya di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) meliputi hak cipta, merek dagang, paten, desain produk industri, indikasi geografi, desain tata letak sirkuit terpadu/layout desain, perlindungan informasi yang dirahasiakan.
    Seharusnya Hak Kekayaan Intelektual harus dihak patenkan karna dengan hak paten apabila ada pelanggaran dapat di kenakan hukum. Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 1)

    BalasHapus
  76. nama ; m . hasan
    kelas; x 2
    no absen 18

    Kekayaan intelektual adalah kekayaan terlangka yang ada di dunia. Karena langka itu jadi kekayaan intelektual sangat mahal. Sudah saatnya kekayaan intelektual mendapat perhatian. Kita bisa sukses apabila intelektual kita baik. Kekayaan intelektual harus di hak patenkan, supaya tidak di jiplak. Dan ini juga dilindungi oleh undang-undang. Jika di langgar maka akan mendapat balasannya.

    Contohnya seperti sekarang ini banyak anak yang menggunakan windows bajakan. Hal itu mengakibatkan kurangnya intelektualnya. Karena kekayaan intelektual itu berasal dari kecerdasan manusia. Suatu karya diciptakan karena kita mendapat sebuah kekayaan intelektual. Dan sekarang ini sangat minim kesadaran masyarakat menyadari tentang kekayaan intelektual. Dan sekarang juga sudah banyak lomba-lomba tentang kekayaan intelektual. Kekayaan intelektual dibagi menjadi dua. yaitu,Industrial Property Right dan CopyRight.

    BalasHapus
  77. nama:GRaha lodang kusuma
    kelas:X-2

    Hak atas kekayaan intelektual menjadi pembicaraan yang semakin menarik untuk dibicarakan, karena peran hak atas intelektual yang semakin memajukan kekayaan indonesia ini terutama di era globalisasi ini. contohnya adalah kekayaan dalam bidang kebudayaan, kekayaan dibidang kebudayaan di INdonesia sangat berlimpah dan itu sebabnya kita harus menjaganya.kemudian dari sisi kekayaan intelektual di bidang teknologi, kekayaan alam yang dimiliki oleh negara kita yang dipergunakan dibidang teknologi, janganlah kita sembarangan memberikan bahkan menjual hasil alam kita kepada negara lain, karena itu semakin menterpurukan kita, misal kita men jual hasil alam mentah kepada negara lain, nanti negara lain tersebut akan mengolahnya menjadi barang jadi yang tentu saja harganya lebih mahal dibanding dengan barang mentah.

    jadi intinya kita harus pandai-pandai mengolah hasil kekayaan intelektual yang kita miliki untuk memajukun negara kita ke jenjang internasional.

    BalasHapus
  78. Nama : Ahmad Hafizh
    Kelas : X2

    Penerapan, pengembangan, dan penguasan teknologi tidaklah mungkin dapat dicapai dengan baik, tanpa didukung dengan lingkungan yang tidak efektif dari sebagian besar masyarakat kita. Laju pertumbuhan Iptek yang terus meningkat dari waktu ke waktu, hanya memberikan peluang bagi masyarakat yang pintar-pintar untuk dapat mengejar dan mengikuti perkembangan Iptek tersebut.kerajinan merupakan ciri menonjol dan faktor menentukan dalam masyarakat untuk menerapkan, mengembangkan, dan menguasai teknologi. Bahwa penguasaan Iptek merupakan kunci keberhasilan suatu bangsa, dan bangsa indonesia termasuk kedalam bangsa yang belum bisa mengembangkan kekayaan interektual yang sangat besar potensinya.

    BalasHapus
  79. Husni Ahmad Sidiq
    X+2

    Permasalahan mengenai Hak Kekayaan Intelektual akan menyentuh berbagai aspek seperti aspek teknologi, industri, sosial, budaya, dan berbagai aspek lainnya. Namun aspek terpenting jika dihubungkan dengan upaya perlindungan bagi karya intelektual adalah aspek hukum. Hukum diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan yang timbul berkaitan dengan Hak Kekayaan Intelektual tersebut. Hukum harus dapat memberikan perlindungan bagi karya intelektual, sehingga mampu mengembangkan daya kreasi masyarakat yang akhirnya bermuara pada tujuan berhasilnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual.

    Aspek teknologi juga merupakan faktor yang sangat dominan dalam perkembangan dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat saat ini telah menyebabkan dunia terasa semakin sempit, informasi dapat dengan mudah dan cepat tersebar ke seluruh pelosok dunia. Pada keadaan seperti ini Hak Kekayaan Intelektual menjadi semakin penting. Hal ini disebabkan Hak Kekayaan Intelektual merupakan hak monopoli yang dapat digunakan untuk melindungi investasi dan dapat dialihkan haknya.

    BalasHapus
  80. Nama: Yusuf rahman
    Kelas: X.2

    kekayaan intelektual merupakan subtansi yang bersifat strategik dalam proses pembangunan nasional, mendorong upaya-upaya yang bersifat komprehensif dan integratif baik dalam segi muatan materi maupun mekanisme pengelolaannya. Sifat komprehensif mensyaratkan pemahaman segi hukum yang menyangkut aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan nasional. Sedangkan sifat integratif mensyaratkan pelibatan semua aspek dan pihak yang terkait untuk dapat melaksanakan upaya penegakan dan perlindungan secara sinergik sehingga terwujud hasil penegakan dan perlindungan secara efektif, efisien, berkelanjutan, dan konsisten...

    BalasHapus
  81. Nama : Ilham Binar Lazuardi
    Kelas : X-1 (23)

    HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)

    Kekayaan Intelektual merupakan alat penunjang pembangunan ekonomi dan penciptaan kreasi yang pada saat ini masih belum digunakan secara optimal untuk memberikan hasil yang optimal di semua negara, terutama di negara berkembang. Kekayaan Intelektual merupakan sebuah kekuatan yang dapat digunakan untuk memperkaya kehidupan seseorang dan masa depan suatu bangsa secara material, budaya, dan sosial. Kekayaan Intelektual mendukung dan memberi penghargaan kepada kreator, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan memajukan pengembangan sumber daya manusia. Karenanya, Kekayaan Intelektual bersifat memberdayakan. Pada hakikatnya, Kekayaan Intelektual merupakan hasil pemecahan masalah yang dihadapi seseorang. Kreativitas yang timbul tersebut memicu daya cipta untuk menghasilkan karya intelektual.

    Karya Intelektual harus dihargai, karena karya-karya intelektual dilahirkan seseorang dengan pengorbanan tenaga, waktu, dan biaya. Bagi dunia usaha, karya-karya intelektual itu dikatakan sebagai aset perusahaan. Karya Intelektual juga harus dilindungi, karena Karya Intelektual merupakan hak-hak alami. Berdasarkan ketentuan pasal 27 (2) Deklarasi Hak Asasi Manusia Sedunia mengatakan bahwa, “Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan (untuk kepentingan moral dan materi) yang diperoleh dari ciptaan ilmiah, kesusasteraan, atau artistik dalam hal dia sebagai pencipta.” Pelindungan Karya Intelektual merupakan wujud dari perlindungan reputasi perusahaan dari pihak lain yang menggunakan karya intelektual yang dimiliki secara tanpa hak/izin.

    Pengertian HAKI sendiri adalah hak yang timbul sebagai hasil olah pikir otak yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia. HAKI merupakan bentuk kompensasi dan dorongan bagi seseorang untuk mencipta. Hal ini dapat menguntungkan masyarakat dalam jangka panjang.

    TEKNOLOGI INFORMASI (IT)

    Dewasa ini kehidupan manusia tidak akan pernah lepas dari arus komunikasi dan informasi. Bahkan informasi saat ini telah menjelma menjadi suatu kekuatan tersendiri dalam persaingan global. Internet sebagai suatu fenomena kemajuan teknologi menyebabkan terjadinya percepatan globalisasi dan lompatan besar bagi penyebaran informasi dan komunikasi diseluruh dunia. Penggunaan internet sebagai media informasi multimedia membuat beragam karya digital disebarluaskan dan digandakan keseluruh dunia. Padahal dalam karya digital tersebut, banyak terkandung muatan Hak-Hak Kekayaan Intelektual. Berikut adalah pelanggaran-pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Hak Cipta), yang dapat dilakukan melalui internet : Peredaran software ilegal, Pemesanan barang-barang bajakan melalui internet, tempat penyimpanan software bajakan, memberikan bantuan teknis mengenai code/serial number, adanya kelompok khusus (ahli pembajakan), dll.

    Karena itulah, diperlukan yang namanya perjanjian atau traktat untuk mengembangkan dan memelihara perlindungan hak-hak pencipta atas karya-karya sastra dan seni, serta memelihara keseimbangan hak-hak pencipta dan kepentingan umum yang lebih besar khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan akses terhadap informasi.

    KESIMPULAN

    Perkembangan Teknologi yang pesat selayaknya menjadi pemicu bagi para ahli hukum khususnya di bidang hak cipta, untuk menciptakan perangkat-perangkat hukum yang efektif sehingga perlindungan terhadap hak-hak pencipta tetap dapat terjaga.

    BalasHapus
  82. Nama : Ilham Binar Lazuardi
    Kelas : X-1 (23)

    HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)

    Kekayaan Intelektual merupakan alat penunjang pembangunan ekonomi dan penciptaan kreasi yang pada saat ini masih belum digunakan secara optimal untuk memberikan hasil yang optimal di semua negara, terutama di negara berkembang. Kekayaan Intelektual merupakan sebuah kekuatan yang dapat digunakan untuk memperkaya kehidupan seseorang dan masa depan suatu bangsa secara material, budaya, dan sosial. Kekayaan Intelektual mendukung dan memberi penghargaan kepada kreator, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan memajukan pengembangan sumber daya manusia. Karenanya, Kekayaan Intelektual bersifat memberdayakan. Pada hakikatnya, Kekayaan Intelektual merupakan hasil pemecahan masalah yang dihadapi seseorang. Kreativitas yang timbul tersebut memicu daya cipta untuk menghasilkan karya intelektual.

    Karya Intelektual harus dihargai, karena karya-karya intelektual dilahirkan seseorang dengan pengorbanan tenaga, waktu, dan biaya. Bagi dunia usaha, karya-karya intelektual itu dikatakan sebagai aset perusahaan. Karya Intelektual juga harus dilindungi, karena Karya Intelektual merupakan hak-hak alami. Berdasarkan ketentuan pasal 27 (2) Deklarasi Hak Asasi Manusia Sedunia mengatakan bahwa, “Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan (untuk kepentingan moral dan materi) yang diperoleh dari ciptaan ilmiah, kesusasteraan, atau artistik dalam hal dia sebagai pencipta.” Pelindungan Karya Intelektual merupakan wujud dari perlindungan reputasi perusahaan dari pihak lain yang menggunakan karya intelektual yang dimiliki secara tanpa hak/izin.

    Pengertian HAKI sendiri adalah hak yang timbul sebagai hasil olah pikir otak yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia. HAKI merupakan bentuk kompensasi dan dorongan bagi seseorang untuk mencipta. Hal ini dapat menguntungkan masyarakat dalam jangka panjang.

    TEKNOLOGI INFORMASI (IT)

    Dewasa ini kehidupan manusia tidak akan pernah lepas dari arus komunikasi dan informasi. Bahkan informasi saat ini telah menjelma menjadi suatu kekuatan tersendiri dalam persaingan global. Internet sebagai suatu fenomena kemajuan teknologi menyebabkan terjadinya percepatan globalisasi dan lompatan besar bagi penyebaran informasi dan komunikasi diseluruh dunia. Penggunaan internet sebagai media informasi multimedia membuat beragam karya digital disebarluaskan dan digandakan keseluruh dunia. Padahal dalam karya digital tersebut, banyak terkandung muatan Hak-Hak Kekayaan Intelektual. Berikut adalah pelanggaran-pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Hak Cipta), yang dapat dilakukan melalui internet : Peredaran software ilegal, Pemesanan barang-barang bajakan melalui internet, tempat penyimpanan software bajakan, memberikan bantuan teknis mengenai code/serial number, adanya kelompok khusus (ahli pembajakan), dll.

    Karena itulah, diperlukan yang namanya perjanjian atau traktat untuk mengembangkan dan memelihara perlindungan hak-hak pencipta atas karya-karya sastra dan seni, serta memelihara keseimbangan hak-hak pencipta dan kepentingan umum yang lebih besar khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan akses terhadap informasi.

    KESIMPULAN

    Perkembangan Teknologi yang pesat selayaknya menjadi pemicu bagi para ahli hukum khususnya di bidang hak cipta, untuk menciptakan perangkat-perangkat hukum yang efektif sehingga perlindungan terhadap hak-hak pencipta tetap dapat terjaga.

    BalasHapus
  83. Nama : Hima N.K.
    Kelas : X.4

    Teori Hak Kekayaan Intelektual sangat dipengaruhi oleh pemikiran John Locke tentang hak milik. Dalam bukunya, Locke mengatakan bahwa hak milik dari seorang manusia terhadap benda yang dihasilkannya itu sudah ada sejak manusia lahir.Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia. Sistem HKI merupakan hak privat (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak.
    Secara historis, peraturan perundang-undangan di bidang HKI di Indonesia telah ada sejak tahun 1840. Pemerintah kolonial Belanda memperkenalkan undang-undang pertama mengenai perlindungan HKI pada tahun 1844. Selanjutnya, Pemerintah Belanda mengundangkan UU Merek tahun 1885, Undang-undang Paten tahun 1910, dan UU Hak Cipta tahun 1912. Indonesia yang pada waktu itu masih bernama Netherlands East-Indies telah menjadi angota Paris Convention for the Protection of Industrial Property sejak tahun 1888, anggota Madrid Convention dari tahun 1893 sampai dengan 1936, dan anggota Berne Convention for the Protection of Literaty and Artistic Works sejak tahun 1914. Pada zaman pendudukan Jepang yaitu tahun 1942 sampai dengan 1945, semua peraturan perundang-undangan di bidang HKI tersebut tetap berlaku. Pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Sebagaimana ditetapkan dalam ketentuan peralihan UUD 1945, seluruh peraturan perundang-undangan peninggalan Kolonial Belanda tetap berlaku selama tidak bertentangan dengan UUD 1945. UU Hak Cipta dan UU Merek tetap berlaku, namun tidak demikian halnya dengan UU Paten yang dianggap bertentangan dengan pemerintah Indonesia. Sebagaimana ditetapkan dalam UU Paten peninggalan Belanda, permohonan Paten dapat diajukan di Kantor Paten yang berada di Batavia (sekarang Jakarta), namun pemeriksaan atas permohonan Paten tersebut harus dilakukan di Octrooiraad yang berada di Belanda

    BalasHapus
  84. nama : Luthfi FAuziah Annisa'i
    kelas: X_3


    Seperti yang diketahui hari kekayaan intelektual sedunia ke 11 jatuh pada hari ini Selasa 26 April 2011. Peringatan Hari Kekayaan Intelektual ini tidak hanya dilakukan di Indonesia, tapi juga di seluruh negara yang merupakan anggota World Intellectual Property Organization (WIPO).

    Pada hari ini, anggota WIPO menyelenggarakan beragam kegiatan dengan satu tema Internasional Designing The Future.

    Pada hari ini, Indonesia tidak hanya merayakan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia semata, namun tahun ini sekaligus memperingati setengah abad lahirnya perangkat hukum nasional pertama di bidang Hak Kekayaan Intelektual.

    Yaitu UU Republik Indonesia No.21 Tahun 1961 tentang Merek yang menggantikan peraturan perundang-undangan warisan kolonial Hindia Belanda, yang merupakan tonggak sejarah perkembangan sistem Hak Intelektual Nasional Indonesia.

    BalasHapus
  85. Afif Musthafa
    X - I / 1

    HKI adalah Hak Kekayaan Intelektual / Inteletual Property Rights (IPR), yaitu Hak yang timbul karena hasil olah pikir otak manusia yang menghasilkan suatu produk / proses yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, sehingga merupakan suatu hak untuk dapat menikmati secara ekonomis hasil dari suatu kreatifitas intelektual.

    Secara garis besar, HKI dibagi dalam 2 (Dua) bagian, yaitu :
    A. Hak Cipta (Copyright)
    B. Hak Kekayaan Industri (Industrial Property Rights)
    - Paten (Patent)
    - Desain Industri (Industrial Design)
    - Merek (Trademark)
    - Penanggulangan Praktek Persaingan Curang (Repression of Unfair Competition)
    - Rahasia Dagang (Trade Secret)

    sedangkan masalah yang sedang di hapadapi di indonesia ialah mengenai pembajakan , banyak barang yang di bajak atau di palsukan .

    BalasHapus
  86. Mughnifia--SepuluhTiga--delapanbelas

    saya sangat setuju ketika dinyatakan bahwa kekayaan intelektual merupakan suatu aset penting bagi kemajuan suatu bangsa baik dalam bidang ekonomi , sosial , iptek dan sebagainya . Kekayaan intelektual sendiri perlu kita sadari bahwa ia berasal dari buah pemikiran dan pengorbanan manusia-manusia kreatif .Satu persatu anak bangsa ini lahir dan mengeksplore diri serta pengetahuannya guna menjangkau dunia luar . Bukan , bukan hanya pengorbanan fisik - materi , tapi juga batin .
    Sungguh , karya-karya yang dihasilkan BUKAN DENGAN SEKEDIPAN MATA perlu diapresiasi . Salah satu bentuk apresiasi terhadap karya - karya itu ialah dengan memberikan hak cipta / hak paten . Namun TIDAK CUKUP HANYA DENGAN PEMBERIAN HAK PATEN (yang bersifat pengakuan formalitas saja ...) namun perlu ada langkah lanjutan dari lingkungan .
    a) pemerintah diharapkan memberi bantuan pengembangan dari karya yang telah dipatenkan . bantuan dapat berupa dana untuk pendistribusian & pebanyakan karya (jalur legal) maupun berupa sosialisasi kepada masyarakat . Dengan adanya tindakan berlanjut , para pencipta karya merasa dihargai sepenuhnya dan diperhatikan penuh *tdk sesaat .
    b)Masyarakat luas sebagai konsumen yang bijak . tidak terprovokasi bahkan mempelopori tindak-tindak yang tak menghargai hak cipta suatu karya , seperti membeli karya -karya bajakan & menggunakan karya untuk melanggar hukum .

    --dengan sinergi serta kesinambungan yang dijalin antara pemrintah-pencipta karya-dan masyarakat , maka akan muncul semangat dari anak bangsa untuk terus dan terus berkarya untuk INDONESIA . jika bukan kita , lantas siapa ? AYO-AYO INDONESIA BISA !

    BalasHapus
  87. Nama : Fatiya Khoirul Izzati AR
    Kelas : X3
    Kekayaan hak intelektual bisa dipunyai oleh setiap individu atau kelompok . salah satu contoh yang paling sering kita temui adalah hak cipta . hak cipta adalah suatu hak yang hanya dipunyai oleh yang membuat , atau bisa disebut hak untuk menyalin suatu ciptaan .
    hak cipta dilindungi dan diatur oleh hukum . jadi bagi yang melanggar dan menegakkanya ada hukum tersendiri yang mengatur . dianjurkan bagi setiap produk barang atau jasa seseorang / kelompok segera diberi hak cipta atau hak paten . karena kalau tidak maka seseorang atau kelompok dapat mengkopi dan mengakui sesuatu tersebut sebagai miliknya atau hasil karyanya .
    hak cipta adalah salah satu faktor penting , jadi ketika kita akan mengkopi atau menggunakan seuatu hal harus melihat pemilik hak cipta dan jika bisa meminta izin sebelum mengkopi atau melakukan sesuatu .

    BalasHapus
  88. Nama :Mar'atus Sholehah
    Kelas:X-3/16

    -Hak Kekayaan Intelektual-
    HaKI adalah hak untuk menikmati secara ekonomis hasil dari suatu kreativitas intelektual. Istilah HKI terdiri dari tiga kata kunci, yaitu Hak, Kekayaan, dan Intelektual. Kekayaan merupakan abstraksi yang dapat dimiliki, dialihkan, dibeli, maupun dijual. Adapun kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, karya tulis, karikatur, dan lain-lain yang berguna untuk manusia.

    Objek yang diatur dalam HaKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia. Sistem HaKI merupakan hak privat (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HaKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tidak lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas) nya dan agar orang lain tergugah untuk dapat mengembangkannya lagi.

    Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah.

    BalasHapus
  89. nama : halwa latief naja
    kelas : xpa1
    Menurut saya, Kekayaan intelektual adalah suatu karya milik orang yang asli dan serta sangat diperlukan untuk berbagai aspek bidang pekerjaan di jaman sekarang maupun jaman dahulu kala. Saya setuju dengan kekayaan intelektual pada bidang IT yang perlu dilindungi. Ini di karenakan, dewasa ini banyak sekali orang-orang yang tidak bertanggung jawab/ sekedar mengambil hak orang lain tanpa persetujuan orang itu/yang punya. Padahal kekayaan intelektual adalah hak milik seseorang. Misal : kita punya software baru. Hak cipta belum kita patenkan tetapi sudah dicuri orang lain. Kita merasa sangat dirugikan dan seperti tidak diperhatikan oleh pemerintah sebagai pemilik hak cipta. Makanya ini perlu segera kita patenkan dan harus dilindungi. Serta di beri pasal-pasal tentang Hak Atas Kekayaan Intelektual(HAKI) pada bidang IT atau pada bidang-bidang yang lainnya.
    Kekayaan intelektual sangat di butuhkan pada jaman sekarang yang semuanya serba berbau elektronik Internet dan lain-lain. Tinggal klik, maka akan muncul apa yang kita cari. Nah, karena itulah kita sebagai pencipta kekayaan intelektual harus punya hak-hak dan perlu ada undang-undang tersendiri. Kekayaan intelektual pada IT tidak hanya dibutuhkan pada oleh 1 bidang pekerjaan. Pekerja-pekerja jaman sekarang semuanya memerlukan yang namanya PENGUASAAN IT. Dan itu sering disalahgunakan oleh sebagian orang. Untuk meng-copypaste tanpa sepengatahuan/tanpa membayar apa yang kita inginkan.

    BalasHapus
  90. nama : aribah nauf taqiyyah
    kelas : X3

    kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan lain-lain yang berguna untuk manusia. Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia Sistem HKI merupakan hak privat (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tiada lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas) nya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi, sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar. Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi.

    BalasHapus
  91. Ainun Fajri Bestari
    X-3/01
    hak atas kekayaan intelektual sangat baik dan bermanfaat bagi siapa saja yang mampu menciptakan hasil produksi baik pengetahuan, teknologi, sastra, dan banyak hal lain. kekayaan intelektual tersebut dapat dimiliki bagi siapa saja dan mereka memiliki hak cipta atas karya yang dimiliki atau karya yang dihasilkan. dan bagi siapa saja yang memiliki karya intelektual, mereka berhak untuk mengajukan permohonan dan mendaftarkan karya intelektualnya ataupun memilih untuk tidak mendaftarkannya.
    dengan adanya hak atas kekayaan intelektual seperti ini, dapat memberikan motivasi atau dorongan bagi siapa saja untuk menciptakan ataupun memproduksi suatu karya dengan lebih inovatif dan dapat mendorong kreatifitas seseorang untuk menciptakan karya-karya baru yang bermanfaat, tidak hanya bagi dirinya tapi juga dapat bermanfaat bagi orang lain. selain itu, dengan adanya hak tersebut, merupakan suatu penghargaan dari pemerintah dan merupakan bentuk perlindungan terhadap karya seseorang dari pembajakan dan hal-hal sejenisnya.

    BalasHapus
  92. Nama: Qudwatu Nabila Rodhiya
    Kelas: X-3

    Ya, saya setuju dengan pernyataan dalam tulisan ini. Kekayaan intelektual dapat dikatakan merupakan hasil dari cipta, karya, dan karsa manusia atas anugerah dari Allah swt. Karenanya, menurut saya, kekayaan ini termasuk sebagai salah satu hak asasi manusia (HAM). Dari sini sudah jelas, HAKI memang harus dilindungi.

    Undang-undang hak cipta termasuk sebagai undang-undang yang melindungi hak ini. Sebuah ciptaan, sekecil apapun, memang harus dihargai. Komentar yang membangun itu memang diperlukan, tapi bukan berarti kita bisa mengkritik tanpa memperhatikan kata-kata yang kita gunakan. Selain itu, pembajakan, plagiat, dan segala bentuk pelanggaran HAKI lainnya adalah wujud dari sikap tidak menghargai seseorang atas karya orang lain. Mengapa tidak mencoba membuat yang lebih baik, lebih kreatif, dan inovatif, daripada harus melakukan hal buruk pada karya orang lain?

    BalasHapus
  93. Hak kekayaan intelektual adalah hak yang timbul dari kemampuan berfikir atau olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. Dalam ilmu hukum, hak kekayaan intelektual merupakan harta kekayaan khususnya hukum benda (zakenrecht) yang mempunyai objek benda inteletual, yaitu benda yang tidak berwujud yang bersifat immaterial maka pemilik hak atas kekayaan intelektual pada prinsipnya dap berbuat apa saja sesuai dengan kehendaknya.

    Dalam Pasal 7 TRIPS ( Tread Related Aspect of Intellectual Property Right) dijabarkan tujuan dari perlindungan dan penegakkan HKI adalah sebagai berikut :

    Perlindungan dan penegakkan hukum HKI burtujuan untuk mendorong timbulnya inovasi, pengalihan dan penyebaran teknologi dan diperolehnya manfaat bersama antara penghasil dan pengguna pengetahuan teknologi, menciptakan kesejahteraan sosial dan ekonomi serta keseimbangan antara hak dan kewajiban.

    Prinsip-Prinsip Hak Kekayaan Intelektual

    1. Prinsip Ekonomi, yang akan memberikan keuntungan kepada pemilik yang bersangkutan.
    2. Prinsip Keadilan, yang akan memberikan perlindungan dalam pemilikannya.
    3. Prinsip Kebudayaan, yang akan meningkatkan taraf kehidupan, peradaban dan martabat manusia yang akan memberikan keuntungan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
    4. Prinsip Sosial, yang akan memberikan perlindungan berdasarkan keseimbangan kepentingan individu dan masyarakat.

    BalasHapus
  94. Lina Mufidah
    X-3/13
    70.

    Hak kekayaan intelektual adalah hak yang timbul dari kemampuan berfikir atau olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. Dalam ilmu hukum, hak kekayaan intelektual merupakan harta kekayaan khususnya hukum benda (zakenrecht) yang mempunyai objek benda inteletual, yaitu benda yang tidak berwujud yang bersifat immaterial maka pemilik hak atas kekayaan intelektual pada prinsipnya dap berbuat apa saja sesuai dengan kehendaknya.

    Dalam Pasal 7 TRIPS ( Tread Related Aspect of Intellectual Property Right) dijabarkan tujuan dari perlindungan dan penegakkan HKI adalah sebagai berikut :

    Perlindungan dan penegakkan hukum HKI burtujuan untuk mendorong timbulnya inovasi, pengalihan dan penyebaran teknologi dan diperolehnya manfaat bersama antara penghasil dan pengguna pengetahuan teknologi, menciptakan kesejahteraan sosial dan ekonomi serta keseimbangan antara hak dan kewajiban.

    Prinsip-Prinsip Hak Kekayaan Intelektual

    1. Prinsip Ekonomi, yang akan memberikan keuntungan kepada pemilik yang bersangkutan.
    2. Prinsip Keadilan, yang akan memberikan perlindungan dalam pemilikannya.
    3. Prinsip Kebudayaan, yang akan meningkatkan taraf kehidupan, peradaban dan martabat manusia yang akan memberikan keuntungan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
    4. Prinsip Sosial, yang akan memberikan perlindungan berdasarkan keseimbangan kepentingan individu dan masyarakat.

    BalasHapus
  95. Nama : Nadiya Ulfa ( Diya )
    Kelas : X-3

    Mungkin Pemasyarakatan HaKI di kalangan pengusaha IKM dimaksudkan untuk menimbulkan kesadaran
    akan pentingnya daya kreasi dan inovasi intelektual sebagai kemampuan yang perlu diraih oleh
    para pengusaha industri yang ingin maju sebagai faktor pembentuk kemampuan dayasaing
    industri. Oleh karena itu karya temuan orang lain yang didaftarkan untuk dilindungi harus
    dihormati dan dihargai.
    Di samping itu kesadaran dan wawasan mengenai HaKI diharapkan akan dapat menimbulkan
    motivasi dan dorongan agar pengusaha IKM terdorong untuk berkreasi dan ber-inovasi di bidang
    produk dan teknologi produksi, serta manajemen.
    Pelatihan HaKI dimaksudkan untuk memberikan informasi serta pengetahuan kepada para
    pengusaha industri kecil dan menengah, LSM, Yayasan dan Asosiasi, sehingga mereka
    memperoleh gambaran yang jelas tentang Hak Cipta sebagai karya cipta manusia, Paten serta
    Merek maupun HaKI lainnya.
    TUJUAN
    1. Meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta pelatihan dalam peraturan-peraturan,
    hukum yang berlaku serta sanksi-sanksi dalam penerapan HaKI.
    2. Agar para peserta pelatihan mengetahui prosedure penerapan HaKI dan masalah-
    masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan penerapan HaKI.
    3. Agar para peserta termotivasi untuk menciptakan hal-hal baru di bidang produk industri
    yang menyangkut disain, proses produksi serta pemakaian merek sendiri.

    BalasHapus
  96. Nama : Sulistya Ardiani K.
    Kelas : X4

    Menurut pandangan saya, hak atas Kekayaan intelektual adalah pengakuan hukum yang memungkinkan pemegang hak (atas) kekayaan
    intelektual tersebut mengatur penggunaan gagasan-gagasan dan ekspresi yang diciptakannya dalam jangka waktu
    tertentu. Istilah 'kekayaan intelektual' mencerminkan bahwa hal tersebut merupakan hasil pikiran atau intelektualitas, dan
    bahwa hak kekayaan intelektual dapat dilindungi oleh hukum sebagaimana bentuk hak milik lainnya
    Hak atas Kekayaan Intelektual sering disingkat HAKI dan secara umum lebih sering dikenal HAKI. Objek yang diatur
    dalam HAKI menyangkut karya-karya manusia yang lahir akibat kemampuan intelektualnya. HAKI dibagi menjadi dua
    yaitu:
    - hak cipta atau copyright
    - hak kekayaan industri atau industrial property right
    Ruang lingkup hak cipta meliputi karya-karya baik berupa barang, lagu, tulisan, desain dan sebagainya. Hasil-hasil karya
    semacam itu dapat didaftarkan ke Departemen Kehakiman sehingga dilindungi oleh undang-undang. Pada dasarnya,
    setiap hasil karya/cipta manusia dapat didaftarkan ke departemen kehakiman agar mendapat perlindungan hukum.

    BalasHapus
  97. Karena kekayaan intelektual belum digunakan secara optimal terutama bagi negara berkembang,alangkah baiknya setiap individu berusaha untuk mendapatkan kekayaan intelektual tersbut dan bagi orang-orang yang telah memilikinya,patut kita beri penghargaan

    Apabila seluruh manusia di dunia memiliki kekayaan intelektual tersebut,maka masa depan dunia dapat terjamin dengan baik kemajuannya.dan juga akan memperkaya kehidupan masing-masing individu.

    Namun untuk mendapatkannya,kita sebagai manusia harus berusaha sebaik-baiknya baik itu dengan mengorbankan tenaga,waktu dan bahkan biaya.

    BalasHapus
  98. Nama :Nafi'ah Nur Baiti
    Kelas:X-3

    Karena kekayaan intelektual belum digunakan secara optimal terutama bagi negara berkembang,alangkah baiknya setiap individu berusaha untuk mendapatkan kekayaan intelektual tersbut dan bagi orang-orang yang telah memilikinya,patut kita beri penghargaan

    Apabila seluruh manusia di dunia memiliki kekayaan intelektual tersebut,maka masa depan dunia dapat terjamin dengan baik kemajuannya.dan juga akan memperkaya kehidupan masing-masing individu.

    Namun untuk mendapatkannya,kita sebagai manusia harus berusaha sebaik-baiknya baik itu dengan mengorbankan tenaga,waktu dan bahkan biaya.

    BalasHapus
  99. nama : levina almira
    kelas : X-3/12

    Untuk menghasilkan sebuah karya Intelektual, seseorang perlu mengorbankan tenaga, waktu, dan biaya untuk mencoba berulang - ulang sebuah penelitian yang akhirnya di dapat suatu kesimpulan berupa karya yang dapat di gunakan / bermanfaat untuk orang banyak, tentunya ini mempunyai dampak nilai ekonomis buat si peneliti karena masyarakat yang menggunakan hasil penelitiannya memberikan imbalan.

    Perlu di pacu kepada siswa dan mahasiswa untuk membuat suatu penelitian ilmiah mengenai apa saja yang menjadi daya tarik si siswa / mahasiswa, tentunya hasil penelitian ini dapat di gunakan untuk keperluan positif, bukan membuat kerusakan / kerugian untuk orang lain.

    BalasHapus
  100. nama : rezeika mutia sari
    kelas : X3


    Berikut adalah salah satu kasus HAKI di Indonesia

    Pembajakan Software Dimana-mana “

    Dewasa ini kasus pembajakan software di indonesia terus meningkat seiring dengan meningkat SDM para pengguna softwarenya. Dalam hal ini SDM pengguna software memang meningkat, tapi bukan berati kesadaran untuk menghargai hak cipta kekayaan intelektual juga meningkat, SDM yang meningkat adalah SDM yang digunakan untuk bajak membajak, SDM untuk melakukan crack pada software-software yang dibuat oleh penciptanya. Terkadang Seorang lulusan sarjana komputer atau informatika pun juga hoby bajak membajak.

    Berdasarkan laporan Business Software Alliance (BSA) dan International Data Corporation(IDC) dalam Annual Global Software Piracy Study 2007, Indonesia adalah negara terbesar ke-12 di dunia dengan tingkat pembajakan software. Persentasenya cukup mengkhawatirkan yakni mencapai 84 persen. Misalnya dari 100 komputer yang diteliti, sebanyak 84 buah diantaranya menggunakan softwer ilegal. Fenomena ini sangat menyedihkan karena pembajakan ini mematikan kreasi dan industri software itu sendiri. Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 300 perusahaan yang bergerak di sektor Teknologi Informasi (TI). Dari jumlah itu, hanya 10 perusahaan lokal yang bergerak di industri software, sisanya lebih banyak berkecimpung diluar software, misalnya perusahaan sistem integrasi dan service dan perusahaan distributor produk hardware. Software mereka di bajak dan dijual dengan harga sekitar 4-5 dolar dipasaran, bahkan perangkat lunak yang sudah dijual dengan harga 5 dolar pun masih dibajak dan dijual dengan harga dua 2 dolar saja. Banyaknya pembajakan ini juga telah menghapus kesempatan untuk meningkatkan pendapatan industri lokal senilai 1,8 miliar dolar serta menyebabkan rendahnya kreativitas di industri bidang software ini.

    Dari sudut pandang saya, pembajakan software merupakan tindakan yang sangat merugikan bagi pembuat software itu sendiri. Bagaimana tidak, mereka membuat software tersebut dengan susah payah dengan pemikiran yang matang dan waktu yang lama yang seharusnya software mereka dihargai dengan nilai yang tinggi, tetapi dengan adanya pembajakan tersebut software mereka jadi tidak bernilai. Dan para pembuat software tersebut tidak mendapatkan imbalan yang seharusnya didapat dari software yang mereka buat. Jadi sebagai pengguna teknologi informasi, kita harus menghargai hasil karya anak bangsa sesuai apa yang mereka kerjakan ( menciptakan software ) dengan tidak menggunakan software bajakan atau membajak software karya orang lain.

    Dengan demikian perbuatan mengambil hak cipta, menggandakan tanpa ijin, pembajakan, dll sungguh suatu perbuatan yang tidak baik. Semoga bermanfaat.

    BalasHapus
  101. nama : nafidatul mufidah
    kelas : x-3


    Keberadaan HKI memang tidak lepas dari kegiatan ekonomi , industri dan perdagangan dengan adanya globalisasi dibidang informasi teknologi telah mendorong globalisasi usaha untuk memasarkan barang-barang produksinya. Untuk produk yang menggunakan teknologi tinggi dan padat modal dirasakan pasar dalam negeri sudah tidak dapat mencukupi ( sudah sangat sempit ) dan membutuhkan pasar yang lebih luas lagi yaitu pasar dunia , hal ini khususnya terjadi pada negara-negara yang teknologinya sudah maju . dan untuk ini diperlukan adanya peningkatan perlindungan hukum atas produk dan teknologi yang dihasilkan.

    Seiring dengan perkembangan peradaban manusia, karya-karya intelektual telah ada sejak adanya peradaban manusia yaitu sejak zaman batu hingga kini, salah satu karya intelektual yang lama dipergunakan oleh orang adalah penggunaan merek dagang, karya sastra

    Adanya pengorbanan menjadikan karya yang dihasilkan memiliki nilai, apabila ditambah dengan manfaat ekonomi yang dapat dinikmati, nilai ekonomi yang melekat menumbuhkan konsepsi kepemilikan terhadap karya-karya intelektual tadi. Bagi dunia usaha, karya-karya itu dikatakan sebagai assets perusahaan

    Semakin tinggi tingkat peradaban manusia dan meningkatnya karya-karya intelektual manusia, maka kebutuhan akan jaminan perlindungan hukum atas karya-karya intelektual tersebut menjadi hal yang sangat utama untuk terhindar dari tindakan-tindakan persaingan curang seperti pemalsuan, peniruan, penjiplakan, pendomplengan dan pembajakan. Menyadari akan pentingnya perlindungan karya intelektual maka lahirlah konvensi-konvensi Internasional yang mengatur perlindungan Karya-karya Intelektual tersebut .

    BalasHapus
  102. Perkembangan ilmu pengetahuan seni dan sastra sangat besar artinya bagi
    peningkatan taraf kehidupan, peradaban dan martabat manusia,selain itu juga akan
    memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa dan negara. Dengan
    kemampuan intelektual yang digunakan dalam rangka kegiatan penelitian dan
    pengembangan yang melibatkan tenaga, waktu dan dana, manusia menghasilkan
    karya-karya intelektual yang mempunyai nilai dan manfaat ekonomi.

    Karena adanya nilai serta manfaat ekonomi tersebut, pada gilirannya
    timbul konsep karya-karya cipta intelektual sebagai kekayaan. Dalam ilmu hukum
    hak terhadap kekayaan yang timbul karena kemampuan intelektual manusia
    dikategorikan sebagai hak milik perorangan yang tidak berwujud. Dalam rangka
    pengertian hak milik, apabila kekayaan itu memiliki wujud dan jangkauan di
    bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra, maka hak terhadapnya termasuk dalam
    kelompok hak milik intelektual.

    BalasHapus
  103. Nama: Annisa Dewani
    Kelas: X-3
    absen: 02

    Hak kekayaan intelektual sangat berguna bila pemerintah mau men-sosialisasikan. Karna HAKI dapat memberi pelindungan bagi hasil karya cipta manusia. Seperti pada hasil kerajinan pelukis-pelukis atau novel-novel di Indnesia. Jadi, ketika karya-karya itu mulai dikenal banyak orang dan banyak diberi simpati maka akan terlindungi dari penjiplakan karya tersebut.

    BalasHapus
  104. Hak atas Kekayaan intelektual adalah pengakuan hukum yang memungkinkan pemegang
    hak (atas) kekayaan intelektual tersebut mengatur penggunaan gagasan-gagasan dan
    ekspresi yang diciptakannya dalam jangka waktu tertentu. Istilah 'kekayaan intelektual'
    mencerminkan bahwa hal tersebut merupakan hasil pikiran atau intelektualitas, dan bahwa
    hak kekayaan intelektual dapat dilindungi oleh hukum sebagaimana bentuk hak milik
    lainnya
    Hak atas Kekayaan Intelektual sering disingkat HKI dan secara umum lebih sering dikenal
    HAKI. Objek yang diatur dalam HAKI menyangkut karya-karya manusia yang lahir akibat
    kemampuan intelektualnya. HAKI dibagi menjadi dua yaitu:
    ● hak cipta atau copyright
    ● hak kekayaan industri atau industrial property right
    Ruang lingkup hak cipta meliputi karya-karya baik berupa barang, lagu, tulisan, desain dan
    sebagainya. Hasil-hasil karya semacam itu dapat didaftarkan ke Departemen Kehakiman
    sehingga dilindungi oleh undang-undang. Pada dasarnya, setiap hasil karya/cipta manusia
    dapat didaftarkan ke departemen kehakiman agar mendapat perlindungan hukum.

    BalasHapus
  105. Nama : SITI SRI HASNA HASRIANA
    Kelas : X-3/25

    Kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan lain-lain yang berguna untuk manusia. Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia.Sistem HKI merupakan hak privat (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tiada lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas) nya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi, sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar. Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi.
    Secara garis besar HKI dibagi menjadi dua bagian, yaitu :
    1. Hak Cipta
    2. Hak Kekayaan Industri, yang mencakup :
    • Paten
    • Desain Industri
    • Merek
    • Penanggulangan praktik persaingan curang
    • Desain tata letak sirkuit terpadu
    • Rahasia dagang
    • Perlindungan Varietas Tanaman

    BalasHapus
  106. Nama : Danis Khoirunnisa

    Perkembangan ilmu pengetahuan seni dan sastra sangat besar artinya bagi
    peningkatan taraf kehidupan, peradaban dan martabat manusia,selain itu juga akan
    memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa dan negara. Dengan
    kemampuan intelektual yang digunakan dalam rangka kegiatan penelitian dan
    pengembangan yang melibatkan tenaga, waktu dan dana, manusia menghasilkan
    karya-karya intelektual yang mempunyai nilai dan manfaat ekonomi.

    Karena adanya nilai serta manfaat ekonomi tersebut, pada gilirannya
    timbul konsep karya-karya cipta intelektual sebagai kekayaan. Dalam ilmu hukum
    hak terhadap kekayaan yang timbul karena kemampuan intelektual manusia
    dikategorikan sebagai hak milik perorangan yang tidak berwujud. Dalam rangka
    pengertian hak milik, apabila kekayaan itu memiliki wujud dan jangkauan di
    bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra, maka hak terhadapnya termasuk dalam
    kelompok hak milik intelektual.

    BalasHapus
  107. Rianita FA/X3/24

    sehubungan dengan wacana diatas, saya menyatakan setuju dengan hal tersebut. kekayaan intelektual merupakan kekayaan yang penting bagi individu maupun kelompok masyarakat. karena melalui kekayaan-kekayaan intelektual-lah suatu kelompok atau individu bisa dikenal oleh masyarakat luas dan mempunyai nilai kedudukan tersendiri. maka, berkenaan dengan itu, karya-karya nya harus dilestarikan dan dijaga. langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan memberi hak paten terhadap suatu karya intelektual tersebut. tanpa hak paten, kita tidak bisa menuntut dan menyalahkan apabila karya-karya tersebut di ambil dan diklaim sebagai aset kelompok atau individu lainnya. inilah yang terjadi di Indonesia. Indonesia merupakan negara dengan kekayaan intelektual yang melimpah. karya-karya anak bangsa dan budaya-budayanya sungguh menjanjikan dan mempunyai nama di tingkat Internasional. namun saya rasa, pemerintah kurang peduli untuk mengurus maupun melestarikan kekayaan intelektual tersebut. sehingga banyak dari budaya yang seharusnya asli dari Indonesia, malah di kenal dari negara lain yang notabene sudah mengklaim terlebih dahulu. selain itu, kita juga tidak bisa menyalahkan pemerintah dalam hal ini. peran pemudanya dalam menjaga dan berinovasi dalam berkarya mulai luntur seiring dengan perkembangan zaman yang modern. di zaman yang modern ini semuanya serba praktis sehinggga membuat pemuda-pemuda tidak mau berinovasi lagi. hal ini berdampak pada kualitas dan jumlah kekayaan Intelektual itu sendiri.

    BalasHapus
  108. Baqiyyatush Sholihah
    X-3
    05
    ''Hak atas Kekayaan Intelektual'' (HaKI) merupakan terjemahan atas istilah ''Intellectual Property Right'' (IPR). Istilah tersebut terdiri dari tiga kata kunci yaitu: ''Hak'', ''Kekayaan'' dan ''Intelektual''. Kekayaan merupakan abstraksi yang dapat: dimiliki, dialihkan, dibeli, maupun dijual. Sedangkan ''Kekayaan Intelektual''merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan seterusnya. Terakhir, ''Hak atas Kekayaan Intelektual'' (HaKI) merupakan hakhak (wewenang/kekuasaan) untuk berbuat sesuatu atas Kekayaan Intelektual tersebut, yang diatur oleh normanorma atau hukumhukum yang berlaku.

    BalasHapus
  109. Nama: Azka Azizah G
    Kelas: X - 3
    No Absen: 04

    Hak atas kekayaan intelektual merupakan hak yang diberikan kepada orang-orang atas hasil dari buah pikiran mereka. Biasanya hak eksklusif tersebut diberikan atas penggunaan dari hasil buah pikiran si pencipta dalam kurun waktu tertentu. HAKI adalah hak yang berasal dari hasil kegiatan kreatif suatu kemampuan daya pikir manusia yang diekspresikan kepada khalayak umum dalam berbagai bentuknya, yang memiliki manfaat serta berguna dalam menunjang kehidupan manusia, juga mempunyai nilai ekonomis.

    BalasHapus
  110. Fajar Khoiriyah
    x-3/ 07

    Teori Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sangat dipengaruhi oleh pemikiran John Locke tentang hak milik. Dalam bukunya, Locke mengatakan bahwa hak milik dari seorang manusia terhadap benda yang dihasilkannya itu sudah ada sejak manusia lahir. Benda dalam pengertian disini tidak hanya benda yang berwujud tetapi juga benda yang abstrak, yang disebut dengan hak milik atas benda yang tidak berwujud yang merupakan hasil dari intelektualitas manusia.
    Istilah atau terminologi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) digunakan untuk pertama kalinya pada tahun 1790. Adalah Fichte yang pada tahun 1793 mengatakan tentang hak milik dari si pencipta ada pada bukunya. Yang dimaksud dengan hak milik disini bukan buku sebagai benda, tetapi buku dalam pengertian isinya. Istilah HKI terdiri dari tiga kata kunci, yaitu Hak, Kekayaan, dan Intelektual. Kekayaan merupakan abstraksi yang dapat dimiliki, dialihkan, dibeli, maupun dijual.
    Hak atas Kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan lain-lain yang berguna untuk manusia.Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia. Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tiada lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas) nya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi, sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar. Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi.

    BalasHapus
  111. Nge-posting ulang. Ternyata yang dulu nggak bisa ._.v
    Nama : Maulina
    Kelas : X3
    Absen : 18

    Istilah atau terminology Kekayaan Intelektual atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atau Hak Milik Intelektual adalah digunakan untuk pertama kalinya pada tahun 1790. Fichte, pada tahun 1793 mengatakan tentang hak milik dari si pencipta ada pada bukunya. Yang dimaksud dengan hak milik disini bukan buku sebagai benda, tetapi buku dalam pengertian isinya. Istilah HKI sendiri terdiri dari tiga kata kunci, yaitu Hak, Kekayaan, dan Intelektual. Kekayaan merupakan abstraksi yang dapat dimiliki, dialihkan, dibeli, maupun dijual.

    Kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan lain-lain yang berguna untuk manusia. Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia. Sistem HKI merupakan hak privat (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tidak lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karyanya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi, sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar. Selain itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal atau mengembangkannya untuk mendapat nilai yang lebih tinggi lagi.

    BalasHapus
  112. Adapun kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur, dan lain-lain yang berguna untuk manusia.Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia.Sistem HKI merupakan hak privat (private rights). Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnya atau tidak. Hak eklusif yang diberikan Negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain dan sebagainya) tiada lain dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya (kreativitas) nya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi, sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar. Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi.

    BalasHapus